Kalopsia | Park Jisung

Kalopsia | Park Jisung

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 25, 2020
__ 𝒕𝒐 𝒎𝒊𝒙 𝒄𝒐𝒍𝒐𝒓𝒔 𝒇𝒐𝒓 𝒕𝒉𝒆 𝒖𝒎𝒑𝒕𝒆𝒆𝒏𝒕𝒉 𝒕𝒊𝒎𝒆 𝒊𝒏 𝒚𝒐𝒖𝒓 𝒔𝒕𝒐𝒓𝒚, 𝒚𝒐𝒖 𝒅𝒐𝒏𝒕 𝒋𝒖𝒔𝒕 𝒏𝒆𝒆𝒅 𝒑𝒂𝒊𝒏 𝒂𝒏𝒅 𝒃𝒓𝒖𝒔𝒉. 𝒃𝒖𝒕 𝒕𝒐 𝒎𝒊𝒙 𝒕𝒉𝒆𝒎 𝒚𝒐𝒖 𝒏𝒆𝒆𝒅 𝒕𝒉𝒆 𝒓𝒊𝒈𝒉𝒕 𝒄𝒐𝒏𝒕𝒂𝒊𝒏𝒆𝒓 ,- "𝐷𝑎𝑛𝑖𝑛𝑎, 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑒𝑠𝑒𝑘𝑖𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑙𝑖𝑛𝑦𝑎 𝑙𝑜 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑝𝑒𝑟𝑐𝑎𝑦𝑎. 𝑆𝑒𝑏𝑢𝑟𝑢𝑘 𝑎𝑝𝑎𝑝𝑢𝑛 𝑘𝑒𝑛𝑦𝑎𝑡𝑎𝑎𝑛𝑛𝑦𝑎, 𝑒𝑘𝑠𝑝𝑒𝑘𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑡𝑒𝑡𝑒𝑝 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑎𝑑𝑎. 𝐷𝑎𝑛 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑎𝑡𝑢 𝑖𝑡𝑢 𝑙𝑜 𝑔𝑎𝑘 𝑏𝑎𝑘𝑎𝑙 𝑠𝑖𝑎-𝑠𝑖𝑎." "𝐿𝑜 𝑚𝑎𝑢 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑒 𝑘𝑎𝑝𝑎𝑛 𝑛𝑔𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑛𝑔𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑔𝑢𝑒 𝑘𝑎𝑦𝑎 𝑔𝑖𝑛𝑖 𝑑𝑒ℎ?" "𝑆𝑎𝑚𝑝𝑒 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑗𝑎𝑑𝑖𝑎𝑛."
All Rights Reserved
#944
nctlokal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • It's Always Been You✔️
  • ADARUSA | Park Jisung (TAHAP REVISI)
  • Who should I Choose?
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • ABINAYA | NOMIN
  • Mobile Legends • Na Jaemin [✔]
  • [1] You're Life With NCT ✔
  • GEVRONZ

Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?

More details
WpActionLinkContent Guidelines