Abbiamo aggiornato le nostre Linee Guida sul Contenuto.
Consulta le linee guida più recenti per continuare a condividere storie in sicurezza.
My Stepmother

My Stepmother

  • WpView
    LETTURE 56
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, dic 6, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Kasih sayang, cinta dan kebahagiaan tidak hanya dapat dirasakan melalui cinta seorang ibu kandung. Namun sayang, cinta dan kebahagiaan juga dapat dirasakan melalui cinta ibu tiri. Kebahagiaan bukan selalu dapat dirasakan anak hanya melalui dekapan sang kandung namun juga dapat dirasakan melalui dekapan sang tiri. Kebahagiaan sejati adalah ketika cinta sang tiri dan sang kandung dapat bersatu tanpa mempersalahkan status semata. Cinta seorang ibu tiri yang mampu mengantarkan sang anak tiri ke gerbang syurga ilahi.
Tutti i diritti riservati
#77
tegang
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Assalamualaikum Imamku
  • Maybe Someday [ON EDITING]
  • Rindu Yang Terhalang
  • (Sudah Tamat) CINTA JANGAN LUKA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Takdir Cinta
  • Ratapan Hati  Ibu Tiri
  • Stepmother

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti