The Time When We Fell In Love

The Time When We Fell In Love

  • WpView
    Reads 56,358
  • WpVote
    Votes 5,520
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadComplete Thu, May 20, 2021
Hello Readers ^_^ Tidak ada yang salah dari jatuh cinta, hanya saja jika cinta itu terjadi pada dua insan yang terpisah masa tentu akan menjadi suatu yang tidak lumrah. Hal inilah yang kemudian menyeret Jingga pada takdir yang tidak pernah ada dalam benaknya sampai kapanpun, permainan takdir yang membuatnya kehilangan cinta juga telah membuatnya menemui cinta itu kembali. "Aku hanya dapat mengatakan kalau masa lalu itu indah karena seseorang tidak pernah menyadari emosi yang terlibat pada saat itu. Ini muncul kemudian, dan dengan demikian itu kita tidak memiliki emosi yang lengkap tentang masa kini, hanya tentang masa lalu. Hanya tentang kamu."
All Rights Reserved
#56
pierre
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Unspoken Love
  • [𝐒𝐡𝐢𝐝𝐨𝐮] 𝐖𝐢𝐥𝐝 𝐖𝐡𝐢𝐬𝐩𝐞𝐫𝐬
  • AKSARA LARA(END)
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Something Bout Love
  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • Cinta Itu Bernama Aleaa  [ ON GOING ]

[COMPLETED] Kehilangan seseorang untuk selamanya bukanlah hal kecil, rasa sakit dan amarah yang tersimpan di dalam hati akan terus menyeruak keluar menentang takdir yang ada. Namun jika apa yang kita pikirkan ternyata tak sesuai dengan kenyataan, apa yang akan kita lakukan? Kejadian empat tahun lalu membuat semuanya berduka, setiap momen yang mereka lewati mempunyai luka nya tersendiri. Namun ternyata takdir berkata lain, kehadiran sosok manis yang mereka tunggu tunggu dan pikir sudah pergi, ternyata kembali. Melengkapi harmonisnya hubungan kekeluargaan antara mereka semua. Gadis yang berada di ambang kematian, berusaha keluar dari situasi yang mencekam. Dia seakan-akan di telan oleh ganas nya api yang membara, namun siapa sangka, takdir Tuhan berkehendak lain. Selamat datang kembali, Flora.

More details
WpActionLinkContent Guidelines