Pick Up Where We Left Off

Pick Up Where We Left Off

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 19, 2020
cover from Canva Reyna dan Devin sudah berteman sejak hari pertama di sekolah dasar. Mereka bertemu di kelas yang sama, tempat les yang sama dan juga bertemu di acara arisan para emak-emak yang sama. Hubungan yang mereka miliki adalah hubungan terplatonik yang pernah keluarga dari kedua belah pihak temui. Gak ada keterlibatan romansa sama sekali. Atau begitulah yang Reyna pikir. Sampai pada akhirnya Devin mengaku menyayanginya lebih dari seorang teman. Reyna kaget. Lalu menghindar. Dan tak lama setelah itu mereka tidak lagi bertemu dan menjalin komunikasi. Setelah empat tahun, mereka kembali dipertemukan. Akankah mereka bisa kembali menjadi teman baik seperti sedia kala? Akankah mereka bisa kembali ke masa-masa yang selalu mereka rindukan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • ATHAYA
  • JEVIN AERA
  • Kakak Tingkat ✔ [COMPLETED]
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • DEVIAN [END]
  • Just Dream with you
  • Summer Triangle  (Revisi)

Kala itu, Marie yang sedang piket di ruang kelasnya merasa sangat kesal akan tingkah laku seorang pemuda yang merupakan teman seangkatannya, dan pemuda tersebut bernama Calvin. Kesan pertama itu membuat Marie sangat tidak menyukainya, karena tingkah lakunya yang sangat menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Marie yang sudah tak ingin mengingat hal tersebut pun kini berubah menjadi teman baik yang cukup dekat dengan Calvin. Marie yang awalnya hanya ingin membalas perbuatan Calvin kala itu, kini justru membuatnya secara tak sadar dengan perasaannya sendiri terhadap Calvin. Kedekatan Marie dengan teman-teman terdekatnya, kini terlihat semakin erat dan sangat kompak di setiap harinya. Namun, satu masalah besar datang menimpa mereka, hingga kini mereka harus berpisah dan berjalan di dalam garis takdirnya masing-masing. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan perjalanan dari pertemanan mereka? Akankah pertemanan tersebut harus terputus karena satu masalah besar yang menimpa mereka? Ataukah justru mereka masih tetap berkomunikasi dengan baik meskipun situasinya sudah sangat berbeda? Baca cerita selengkapnya di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines