Sedalam Angkasa (Berlanjut)

Sedalam Angkasa (Berlanjut)

  • WpView
    Reads 586
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 26, 2020
Ada banyak orang yang menyukai hujan. Menyukai rintik yang memesona saat berduyun-duyun turun ke bumi, menghempas di tanah-tanah kering. Bagi mereka, hujan dapat memberikan ketenangan dan perasaan damai. Terlebih lagi setelah hujan reda, kala aroma tanah basah menyeruak ke dalam indra penciuman. Sungguh menyenangkan dapat menghirupnya. Namun, bagaimana jika ada orang yang berbanding terbalik denganmu, tidak menyukai hujan? Bukan, bukan perasaan takut terhadap hujan, melainkan perasaan benci dan muak saat melihat hujan. . . Tentang Pram, mahasiswa jurusan psikologi dan aktivis kampus yang berjumpa dengan perempuan aneh, yang tidak suka dengan hujan. Perempuan asing namun justru tampak seperti tidak asing. Perempuan yang memiliki bola mata hitam meneduhkan, yang binarnya cemerlang meski kadang temaram.
All Rights Reserved
#286
campus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HUJAN YANG MEMBAWAMU KEMBALI
  • I LOVE RAIN🌧
  • My Cold Boy (Tamat)
  • Rain
  • Tentang Hujan
  • Selepas Hujan
  • cinta dibalik hujan (End)
  • REZZA
  • Haters and Lovers of Rain [END]
  • Don't Go (TAMAT)

Di kota yang dilanda hujan deras, Rifki-mahasiswa Fisika berusia 21 tahun-tak pernah menyangka bahwa sebuah sore yang basah akan mempertemukannya kembali dengan cinta pertamanya, Nayla. Mereka sudah lama berpisah sejak SMA, namun senyum tipis Nayla di balik rintik hujan mengguncang kembali hati yang sempat tenang. Pertemuan tak terduga itu membawa keduanya menelusuri kenangan, tawa, dan luka yang pernah mereka simpan diam-diam. Dari percakapan di bawah payung tua hingga langkah pulang yang terasa berbeda, mereka mulai menyadari: mungkin perasaan yang dulu belum pernah sempat tumbuh, kini ingin mekar sekali lagi. Namun, akankah waktu yang sempat memisahkan mereka menjadi jembatan untuk kembali... atau justru pengingat bahwa tidak semua cerita layak untuk diulang? "Hujan yang Membawamu Kembali" adalah kisah tentang pertemuan, penyesalan, dan keberanian untuk membuka hati yang pernah takut-dibalut dalam suasana kota yang dingin, tapi penuh harapan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines