JODOH
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2020
Kata orang jodoh sudah ada yang mengatur ! kata orang jodoh datang dengan sendirinya ! kata orang jodoh harus dicari ! kata orang jodoh cerminan diri ! kata orang jod-arghh!!! 'jodoh, jodoh, jodoh dan jodoh! ngga dikampung ngga ditempat kerja semua nanyain jodoh!' batin amy kesal. pertanyaan-pertanyaan yang mudah dijawab tapi membuat hati bergejolak emosi ketika pertanyaan beruntun yang ditanyakan kepadanya seperti- "eh amy kapan nikah nih?" "calonnya mana amy?" "masih betah sendiri ya? emang ngga mau nikah?" "mangkanya jangan pilih-pilih!" "banyak-banyak berdoa supaya cepet dapet jodoh" "kamu udah umur 26 loh, ngga takut ketuaan?" Dan bla-bla-bla. semua pertanyaan yang terlontar hanya dijawab dengan senyuman dan gelengan kepala sambil berkata "Mungkin belum waktunya" jawab Amy selembut mungkin padahal dalam hati dongkol setengah mati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laila, Nikah yu! (Revisi)
  • The Man
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • Terlanjur Resepsi
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Silent, Please! (Re-up)
  • GILANG ABRAHAM
  • Crazy Marriage
  • Married With CEO
  • Cold Ceo's Favorite Wife

Marwan Abdi Pradipa, atau yang akrab dipanggil Abdi dan kadang-kadang Mawar, adalah sosok playboy bersertifikasi yang sedang mencoba untuk bertobat. Alasan dia bertobat adalah satu, dia jatuh cinta kepada Laila dan ingin menikahinya. Namun perjuangan Abdi untuk mendapatkan Laila ternyata tidak mudah, dari mulai rasa yang tidak peka, orang ketiga, restu, hingga sampai gegar otak, harus ia lewati satu persatu. *blurb* "Le katanya nikah itu enak, coba deh lo tanya sama yang udah pengalaman." "Mana ada?!" "Masa lo nggak percaya?" Laila menggelengkan kepalanya. "Yaudah, kalau gitu gimana kalau kita buktiin sama-sama aja? Lo siapnya kapan?" Bukannya menjawab, Laila malah tertawa. "Eh malah ketawa, mau nggak? Kalau besok gimana?" "Gue ngerti maksud lo, otak kotor!" #selamatmencoba❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines