ALVINO PRADIPTA ADIJAYA

ALVINO PRADIPTA ADIJAYA

  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 6
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Mei 1, 2023
Gimana rasanya buat kalian apabila seseorang dari masalalu kalian datang kembali ke kehidupan kalian dan meminta kembali bersama kalian setelah menghilang tiba - tiba seperti di telan bumi dan juga yang membuat kalian hampir gila, ini yang dirasakan oleh ALVINO ketua geng jalanan terbesar " Aku kembali untuk memperbaiki hubungan kita dan mempertahankan semuanya" ucap sang gadis " Gak ada yang perlu di pertahanin lagi dan gak ada kata kita adanya kata lo dan gue" ucap Alvino dingin " Dan, kenapa lo kembali? Harusnya lo gak usah kembali karena gak ada yang nungguin lo di sini" lanjut Alvino dengan nada lebih dingin " Vino maafin aku, aku harus pergi karena ada suatu masalah yang penting dan belum waktunya untuk kamu mengetahuinya " gumam sang gadis itu sambil menunduk INI ASLI KARYA SAYA, MURNI BUATAN SAYA. INGAT!!! JANGAN PLAGIAT! ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Buat kalian langsung baca dan simpan keperpustakaan kalian dan jangan lupa folow akun watpad aku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#158
alvino
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • F A K E ? [End]
  • Alca || Selesai
  • Don't Talk About Money
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • VinRi
  •   Dia nadine
  • ALVINA
  • Zevano (Segera Terbit)
  • One Heart (Very Slow Update)

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan