Don't be sad baby

Don't be sad baby

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2020
"Ayah...... Bunda..... hisk... hisk, kenapa ayah sama bunda pergi ninggalin Reta? Ayah....Bunda....hisk... hisk... Reta takut sendiri Yah...Bun...Reta mau ikut Ayah sama Bunda aja.. hisk.... hisk..." isak tangis seorang gadis kecil berusia 6 tahun memeluk nisan kedua orang tuanya. "Reta" panggil anak laki-laki pada Reta. "Reta kenapa nangis, Reta nggak boleh pergi, Reta nggak boleh ninggalin Kevin, Reta nggak sendiri kok di sini ada Kevin dan juga Oma, Kevin bakal jagain Reta terus, Reta jangan sedih lagi ya.. Kevin janji bakal selalu ada buat Reta" ucap anak laki-laki bernama Kevin seraya mengusap air mata Reta yang sudah menggenangi wajah imutnya. Reta menoleh ke sebelah kiri yang di mana terdapat Kevin yang sedang berbicara padanya. "iya, Kevin Reta nggak akan sedih lagi tapi Kevin harus janji ya.. jangan tinggalin reta sama kayak ayah bunda" ucap Reta dengan menautkan jari kelingking nya dengan jari Kevin. "janji.."
All Rights Reserved
#214
anak-anak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • Pelangi yang Telah Lama Hilang
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • Alisa's Story
  •  ANATHA
  • RadenRatih
  • NADIRAEFAL
  • Kembali Bersama [END]
  • Strong Girl Michella (END)
  • KENNARD - Living with the Bad Boy

"Kamu ga akan pernah pergi, rumah kamu di sini kamu harus bareng terus sama Bunda" ucap Airin menahan putri bungsunya. "Maaf Bun, Ara pengen cari kebahagian Ara dan kebahagian itu ga Ara dapet di sini" ucap Ara sembari melepaskan tangan Airin yang menahannya. "Kamu akan pergi kemana? Cukup ikhlaskan Alvino dan semuanya ga ribet kayak gini" "Ayah ngomong gampang tapi aku yang jalanin susah! Sekarang coba Ayah yang ada di posisi aku, aku suruh Ayah pisah sama Bunda apa Ayah mau? Bertahun-tahun Fira selalu nomor satu di hati Ayah, tapi aku? Selayaknya pesuruh, selalu nurut apa kata penyuruhnya" Ara berkata dengan air mata yang semakin mengalir deras, ingin cepat pergi dari sana, "Apa Ayah pikir semua yang Ayah suruh dan aku turutin itu bikin aku bahagia? Jawabannya enggak!" Penasaran? Yukk langsung bacaaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines