RAGA
  • WpView
    Membaca 34,455
  • WpVote
    Vote 2,435
  • WpPart
    Bab 23
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 5, 2022
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Kak bii"ucap Zannaira "Iya umi"jawab Hasbi santai sambil mengedipkan mata berniat menggoda Zannaira "Iss kak apaan sihh"ucap nya menahan malu,berusaha menyembunyikan rona merah di pipinya "Lagian kalok manggil Abi jangan pake kak lagi"ucap nya lagi "Ck!orang Aii manggil Kak Hasbi bukan Abi"ucap nya kesal "Gapapa sayang,latian dulu sebelum punya baby"
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#41
idaman
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALIF 2 : AGEN[IUS]
  • Ada Apa Dengan Cinta
  • Dibalik Lencana Dan Sketsa
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  •  bisikkan di sepertiga malam ku
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • HOW : Husband Or Wife (PhaMi)
  • Buku Resep Cinta (Completed)
  • Muhasabah Cinta
  • ALIF (TERBIT)

Tak pernah terlintas dalam benak Alif akan kasus yang ia tangani puluhan tahun lalu, berubah menjadi sebuah boomerang dendam yang siap menghantam habis keluarganya. Hamzah Al-Ghazawan dan Hasbi Al-Gaishan, kedua putra Alif tidak tahu malapetaka yang menghampiri, ternyata berasal dari dendam yang seharusnya diterima orang tua mereka. Sampai suatu hari Hasbi, dokter muda yang bekerja di forensik ini mengalami kisah tragis dalam hidupnya. Sedih mendalam, terpuruk, dan takut dalam diri Hasbi menggerakkan sang Kakak untuk merubah apa yang dialaminya menjadi sebuh kasus yang harus diselidiki. Hamzah, mengikuti jejak ayahnya menjadi penyidik kepolisian. Dengan segala upaya ia lakukan untuk mencari dalang dibalik semua yang dialami adiknya. Bahkan membentuk sebuah agen bernama AGEN[IUS]. Namun, siapa sangka kesalahpahaman besar timbul ditengah-tengah mereka? "Mari hentikan penyelidikan sampai di sini, Hasbi." "Kenapa? Apa karena yang Abang cari sudah Abang temukan?" "Sejauh ini tidak ada barang bukti spesifik ditemukan dalam kasus Jenna. Tidak ada pelaku yang bisa dijadikan tersangka. Tidak ad -" "Bukan barang bukti, tapi kebenaran. Abang menemukan kebenaran yang aku pun baru tahu. Jika Jenna, sebenarnya cinta pada Abang, bukan?" ___________________________________________ "Menangislah, hatimu baru saja kehilangan. Istirahatlah, ragamu butuh untuk bersandar. Ikhlaslah, ragaku kembali pada Tuhan. Tenanglah, cinta yang kamu khawatirkan sesungguhnya sudah suci terikat dihadapan Tuhan. Pulanglah saat Tuhan sudah menjemputmu, jangan sendirian. Aku akan tetap setia disini menunggumu pulang." -- Amara Jennaira.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan