LOVE IS GONE [On Going]

LOVE IS GONE [On Going]

  • WpView
    LECTURES 4,161
  • WpVote
    Votes 1,116
  • WpPart
    Chapitres 15
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 29, 2022
#7 bad family #2 fuckgirl -edit 19Nov- >>Tolong bedain mana orang yang beneran sayang dan mana yang pura-pura. Kamu mau sakit hati terus cuman gara-gara naruh harapan sama manusia? Nah dicerita ini nih kalian bakal tau kalau cewek ga dominan main pakai hati, tapi mereka juga bisa pakai logika. Dan nggak semua cowok dominan pakai logika, karena sebenarnya banyak yang lebih milih pakai hati. ____________________ Mau tau rasanya berjuang sendiri? Rasanya pendam rasa sendiri? Dan yang lebih parah, kita yang bermaksud baik malah di bully? Malah dihina? Mungkin disini caranya salah. Tapi untuk apa memamerkan niat kalau itu tulus? "Kalau cowok beneran sayang, dia nggak bakal mandang fisik. Jangan baper cuman karena gombalan. Katanya cewek kuat, digombal dikit udah baper." By ₙdₐₐ
Tous Droits Réservés
#161
miris
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Paradise
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • Breathe
  • Trapped in a wound
  • JADE
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Ketraka Mafy
  • ON SIGHT (Completed)
  • KHALILA AND OTHERS
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu