Istriku Bocah

Istriku Bocah

  • WpView
    Reads 11,646
  • WpVote
    Votes 725
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 5, 2020
Gita Nurfadilah. Gadis cantik yang akan dinikahi lelaki yang sama sekali tak ia kenali. Pernikahan ini bukan tentang perjodohan. Tapi atas tanggung jawab yang telah dilakukan sang lelaki. Bukan karena hamil diluar nikah, ya. "Saya terima nikahnya Gita Nurfadilah binti Supandi dengan seperangkat alat salat dibayar tunai!" ujar lelaki bernama Hilman dengan suara lantang. Hilman alamsyah. Lelaki nakal yang baru saja menikahi gadis cantik nan polos ini. Ntah dia akan menafkahi atau tidak. Pada intinya, dia sudah bertanggung jawab atas kesalahnya. Gita adalah anak dari pasangan Lastri dan Supandi. Anak semata wayangnya. Anak yang sangat ia sayangi. Lastri berasal dari Kebumen, jawa tengah. Sedangkan Supandi, berasal dari Bandung, jawa barat. Usai menikah, Supandi membawa istrinya ke tempat kelahiranya. Maka dari itu, Lastri bukanya fasih berbahasa jawa, malahan fasih berbahasa sunda. Jika dilihat dari fisik, memang Gita ini sudah besar. Sudah berumur dua puluh tahun. Tapi jika dilihat dari pola pikir, Gita ini masih berfikir bahwa dirinya masih berumur enam tahun. Itu semua adalah ulah Hilman. Hilman tak sengaja menabrak Gita. Karena pada saat itu, Hilman dalam keadaan mabuk. Gita mengalami benturan di kepalanya. Mengakibatkan ingatan Gita mundur ke umur enam tahun. Dimana dirinya masih bocah.
All Rights Reserved
#77
bocah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kami yang Berdosa
  • Sold Out!!
  • Mendadak Nikah (SUDAH TERBIT)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • MY BAD HUSBAND ✓ (E N D)
  • ALA
  • Girl's
  • MY BASTARD HUSBAND [18+] Sasuhina Fanfiction
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • Menatap Untuk Menetap [END]

Arsya merupakan anak asisten rumah tangga dari keluarga Lidya. Saat Arsya berusia 11 tahun, ibunya meninggal. Lidya sudah berjanji bahwa dia akan menjaga Arsya. Namun, kedua anak Lidya-Kevin dan Clara membenci Arsya, karena menganggap Arsya merebut kasih sayang ibu mereka. Saat Arsya dewasa dan cukup matang, ia menikahi Lidya. Kedua anak Lidya-tak terima dan menentang keras keputusan sang ibu. Kakak dan adik itu semakin membenci Arsya. Keduanya selalu berusaha menyingkirkannya dari rumah. Namun, karena suatu kejadian, kebencian Clara terhadap Arsya, perlahan malah berubah menjadi cinta. ________________________ Kevin teriak, "Mama yang keterlaluan! Ma! Orang nggak tahu diri itu lebih muda dari aku, Ma! Apa Mama nggak malu? Selain karena anak pembantu, orang nggak tahu diri ini masih sangat muda, Ma! Beda jauh umurnya sama Mama. Tolong, Ma! Tolong! Sadar! Kalian itu beda jauh umurnya! Nggak pantes. Ini gila, Ma!" Lidya menahan oksigen di dalam tubuh untuk sekian detik. "Memangnya kenapa kami harus malu? Kami bukan pencuri, bukan penjahat, bukan koruptor. Apa ada larangan dalam hukum negara dan agama untuk menikah dengan orang yang berbeda jauh umurnya? "Menikah dengan seorang yang jauh berbeda umur, bukanlah hal yang memalukan, atau pun terlarang, asal keduanya sudah saling dewasa. Arsya sudah dua puluh tahun, sudah dewasa, dan pikirannya juga dewasa," jelas Lidya. Tangannya menunjuk Clara dan Kevin. "Tidak seperti kalian berdua, umur sudah dewasa, tapi tidak pernah berpikir dewasa." Kevin memutar badan, meremas kerah Arsya yang masih duduk, dan memaksanya berdiri. "Lo, dasar anak dari perempuan murahan! Makanya lo bahkan nggak tahu ayah lo itu siapa!" _________________ Cinta mulai tumbuh, ketika sudah terlarang. _________________ Original story by Haneaz. Dilarang plagiat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines