Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
Imperfect Wedding

Imperfect Wedding

  • WpView
    LECTURAS 301,366
  • WpVote
    Votos 14,537
  • WpPart
    Partes 34
WpMetadataReadConcluida mié, may 5, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
Vanda Afriska, gadis 27 tahun berparas cantik seperti bunga anggrek kesukaannya. Selain wajah cantik, Vanda juga wanita cerdas dan penuh kelembutan. Seumur hidupnya, Vanda selalu menjadi anak yang berbakti pada sang papa selaku orang tua tunggal baginya. Vanda selalu menuruti keinginan Papa. Hingga satu keinginan Papa yang membuat Vanda merasa sulit untuk menjalaninya. Papa meminta Vanda menikah dengan Erza Ganendra Putra, pria dingin yang tidak punya sisi romantis sama sekali. Apakah Vanda mampu menjalani kehidupan pernikahannya bersama Erza yang tidak mencintainya?
Todos los derechos reservados
#910
menikah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Ain't Your Daddy (COMPLETED)
  • Terpaksa Menikahi Berondong (SUDAH TAMAT)
  • Dinikahin Om Duren : Duda keren
  • Langkah Dalam Kebetulan
  • Istri Tengil CEO Tampan
  • Istri Kecil Kesayangan Tuan Muda Angkasa
  • Kau dan Kopi di Senja Hari [Completed]
  • Dear, Mr. A
  • Ready For Love
  • OHANA [Published]

Pernikahan Jamila Istari (30) dan Nadiem Arif Prakoso (38) sudah tiga tahun kandas, huru-hara dipicu oleh ketidak puasan Ami yang merasa kurang segala-galanya. Di zaman ini, di ekonomi yang begini, dia harus bertahan dengan Nadiem yang luntang-lantung setelah bisnisnya gulung tikar? Yang benar saja! Ami itu high maintenance! Belum lagi dia juga ikut menanggung hutang ibunya. Plus, ibu dan kakak Nadiem yang pelit pula. Di bayangan Ami, terbebasnya ia dari Nadiem bisa membuat kehidupannya lebih baik. Kenapa tidak? Toh, Ami punya gelar, kompeten, supel, cantik, ada pula harta gono-gini yang harus Nadiem berikan untuknya. Sudah sangat amat cukup, Ami bisa bekerja lagi dan menikmati uangnya seorang diri. Tapi nyatanya, tidak. Tiada beda, justru lebih berat, lebih parah, lebih menjengkelkan. Ami pusing, mual, mumet, apalagi setiap kali putrinya, Kanaya yang masih berusia tujuh tahun itu merengek-rengek ingin bertemu si Papi. "Mami ayooooooo! Kita cari Papi, aku mau Papi, kangen Papi, mau ketemu Papiiiiii!" "Papi kamu udah punya anak baru." "Haaaa! Mamiiiiii!" Rasanya Ami ingin menjerit dan bergulung-gulung saja!

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido