Story cover for ONN Point by liuliet
ONN Point
  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 48
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Agt 21, 2020
Aku hanya punya dua obsesi sekaligus ambisi. Saat banyak hal telah kulewati, aku bertemu dengannya. Dia yang mengajarkanku banyak hal dan juga apa itu ambisi sesungguhnya. 

Secercah kisah harapan manusia. Sekilas pandangan dan segala asumsi makhluk kecil bumi.


Direnungkan, dituliskan, dan dibacakan oleh Aly 
©L
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan ONN Point ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Jejak Sang Pangeran oleh SaraFasita7
23 bab Bersambung
Kian Santang, seorang pendekar muda yang dikenal dengan keberanian dan keahliannya, tanpa sadar telah menjadi pion dalam permainan licik sosok penopeng misterius yang telah lama mengintainya. Penopeng itu merancang sebuah skenario gelap yang memaksa raga kedua Kian Santang untuk membunuh seseorang, sebuah tindakan yang bukan hanya melanggar prinsip hidupnya, tetapi juga memicu kemarahan besar gurunya. Amarah sang guru meledak menjadi serangan dahsyat ke kerajaan Padjajaran, mengguncang tatanan yang selama ini dijaga dengan susah payah. Namun, semua kekacauan ini hanyalah bagian kecil dari rencana besar sang penopeng. Ketika skenario itu berhasil dijalankan, Kian Santang dibawa ke sebuah istana megah yang penuh misteri. Di sana, ia dipaksa menerima identitas baru sebagai Abikara-seorang tokoh yang telah lama hilang dari istana tersebut dan ternyata adalah korban pembunuhan yang dilakukan oleh Kian Santang sendiri dalam skenario yang telah diatur. Mantra kuat yang dilontarkan oleh sang penopeng mengubah seluruh ingatan dan jati diri Kian Santang. Ia tidak lagi mengenali keluarganya, sahabatnya, atau bahkan masa lalunya sendiri. Abikara yang kini hidup dalam tubuh Kian Santang adalah sosok yang asing, terperangkap dalam labirin ingatan palsu dan kebingungan identitas. Dalam pergulatan batin antara siapa dirinya sebenarnya dan siapa yang ia harus menjadi, Kian Santang menghadapi dilema besar Apakah ia akan menyerah pada takdir yang dipaksakan, ataukah berani melawan sihir dan konspirasi yang membelenggunya untuk mengungkap kebenaran? Perjalanan ini membawanya menyusuri lorong gelap penuh pengkhianatan, kekuatan magis, dan rahasia kerajaan yang selama ini tersembunyi.
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  oleh arutalagentala
20 bab Bersambung
"𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘬𝘪𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢,"~𝘤𝘩𝘦𝘭𝘭𝘴𝘢 𝘢𝘭𝘻𝘪𝘢𝘯𝘳𝘢 🥀 tidak semua luka meninggalkan bekas. tidak semua tangisan terdengar. dan tidak semua orang yang tersenyum benar-benar bahagia. chelsea alzianra tahu bagaimana caranya berpura-pura. bagaimana menata senyum yang meyakinkan, bagaimana menampilkan tawa yang tidak terasa hampa. tidak ada yang pernah bertanya apakah ia baik-baik saja-karena mereka semua sudah mengira jawabannya. tapi siapa yang peduli? siapa yang benar-benar ingin tahu? sepi bukan hanya ketika sendirian. sepi adalah ketika kamu dikelilingi banyak orang, tapi tetap merasa tak terlihat. ketika kamu bicara, tapi suara kamu tenggelam di antara kebisingan dunia. ketika kamu berharap seseorang akan melihat kamu lebih dalam, tapi yang mereka lihat hanyalah apa yang ingin mereka percayai. chelsea hanya ingin dicintai. tapi mungkin, beberapa orang memang ditakdirkan untuk hanya menjadi bayangan dalam hidup orang lain-hadir, tapi tidak pernah benar-benar ada. --- WARNING ⚠️⚠️⚠️ HASIL PEMIKIRAN SENDIRI TERDAPAT BANYAK MISTERI. DIHARAPKAN KALIAN MEMBERIKAN DUKUNGAN SEPERTI VOTE+KOMEN FOLLOW SEBELUM MEMBACA. BILA ADA KESAMAAN MOHON DIMAAFKAN, KARNA MANUSIA BISA SAJA MEMBUAT KESALAHAN 👾
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END oleh LaiXiaomi
60 bab Lengkap
Cerita ini adalah series ke-2 Alison Zhou. Ada baiknya kalian membaca series 1 dulu, supaya kalian lebih mengerti jalan ceritanya. Masih mengenai kehidupan keluarga Alison Zhou dan segala kekayaannya. Juga tentang sebuah sekolah elite yang berisikan para siswa terbaik dan juga segala permasalahan hidup mereka. ●●● "Kenapa selalu ada telur di hari Paskah?" "Peristiwa terpenting di hari Paskah bukan kemantian-Nya, tapi kebangkitan-Nya." "Maksudnya?" "Dari telur Paskah, kita belajar tentang kehidupan." "Kehidupan seperti apa?" "Kehidupan kita ini ibarat sebuah telur. Jika dipecahkan dari luar, satu kehidupan akan mati. Tapi jika dipecahkan dari dalam, satu kehidupan baru akan lahir. Jadi, jangan sampai kekuatan dari luar menghancurkan kita. Tapi biarkan kekuatan dari dalam hati kita menghancurkan segala tembok penghalang, agar kita bisa lahir kembali menjadi pribadi yang lebih baik." ●●● "Ada dua penyebab orang sekolah. Yang pertama karena kewajiban dan yang kedua karena kebutuhan. Kebutuhan itu juga ada dua, kebutuhan akan ilmu dan kebutuhan akan nilai." ●●● "Benar ternyata. Memang lebih baik gue gila karena belajar, daripada gue harus gila karena dengerin omongan kalian!" ●●● "Pintar nggak berarti harus peringkat 1 di sekolah, lo cuma perlu tahu gimana cara berpikir yang benar, biar lo nggak gampang dibodohin orang-orang!" ●●● (WARNING⚠️ : Mental illnes, self-harm, hard word, violence.)
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
You're Awesome cover
SANDYAKALA ANGKASTA  cover
Isi Kepala cover
ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ] cover
Full Of Scratches cover
Informed Consent cover
Jejak Sang Pangeran cover
𝙃𝙔𝙋𝙊𝙋𝙃𝙍𝙀𝙉𝙄𝘼 🥀 (HIATUSS)  cover
Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END cover
𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan] cover

You're Awesome

34 bab Lengkap

"Aku harap itu bukan sekedar ilusi, aku harap itu bukan sekedar mimpi, aku harap itu adalah fakta yg benar-benar akan terjadi" by ; Berlian Putri Bramanthio "Apa pernah terbesit pada kalian jika Kehidupan yg kita jalani ini hanya lah sebuah mimpi dan mimpi kita adalah kehidupan yg sebenar nya?" by ; Berlian Putri Bramanthio "Jika ini memang sekedar mimpi, maka biarlah itu lenyap secepat kilat. Dan jika itu nyata, biarlah tetap ada sampai sehari sesudah selama nya" by ; Berlian Putri Bramanthio