[Flashback ke tahun 1970-an] Di balik dinding tua Galeri Byakta, tersimpan sebuah lukisan tanpa warna yang selama puluhan tahun tak pernah diketahui siapa pelukisnya. Tak ada nama. Tak ada riwayat. Hanya sebuah paraf samar di sudut kanvas yang nyaris menghilang ditelan waktu. Bagi Hanindito Laerasatya, mahasiswa desain grafis yang bekerja sebagai jurnalis dan fotografer, lukisan itu awalnya hanyalah bahan liputan untuk memperingati Hari Seni Sedunia. Namun rasa penasarannya berubah menjadi penyelidikan ketika ia menemukan paraf yang sama persis pada sebuah lukisan wajah sang Eyang saat muda dulu. Semakin dalam Dito mencari jawaban, semakin banyak rahasia keluarga yang selama ini disembunyikan. Penelusurannya membawanya kembali ke tahun 1970-an, pada kisah seorang pelukis berbakat yang memilih mengorbankan nama, mimpi, bahkan cintanya demi orang-orang yang ia sayangi.
More details