RENGKAH (TAMAT)

RENGKAH (TAMAT)

  • WpView
    Membaca 400
  • WpVote
    Vote 68
  • WpPart
    Bab 18
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Okt 4, 2020
Ziya pernah merasa aman. Namun, keamanan itu hanya sesaat. Sosok yang ia percayai telah menimbulkan trauma di dalam dirinya. Meski menyakitkan, Ziya berhasil mengatasi itu semua. Sebab di rumahnya ada dua orang yang selalu memberikan kasih sayang untuknya. Ditambah seorang teman kecil yang selalu ada kapan pun Ziya membutuhkan. Tapi tampaknya kenyataan menghajarnya sekali lagi. Kehilangan. Satu kata yang membuatnya kembali ke dalam kegelapan. Bagaimana semua ini akan berakhir? Apakah pasti berakhir? Ataukah semua itu sebatas angan belaka?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#553
youngadult
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • [END] When the Stars are Tired
  • Beautiful Conflict
  • Zean kesayangan Cici dan kakak
  • Blurred Lines
  • AMERTA : The Last Embrace
  • PAPARAZI (END)
  • Little Princess [END]
  • A Wish From The Past
  • Masih Kamu,Bukan Kita

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan