My Possessive Best Friend

My Possessive Best Friend

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 16, 2021
"Mulai sekarang kamu akan menjadi sahabat ku. Aku tidak akan pernah meninggalkan mu sampai kita sama-sama bahagia" ucap pria kecil itu sembari tersenyum kepada gadis kecil yang ada dihadapannya. Gadis kecil itu tersenyum dengan lebar sembari memikirkan sesuatu di dalam kepalanya. Natya dan Dikta sudah bersahabat sejak duduk di bangku SD. Mereka Hanya beda umur, namun keduanya tetap seangkatan. Natya yang lebih cepat masuk sekolah, sementara dikta yang terlambat masuk sekolah. Mungkin umur mereka hanya berbeda dua tahun. Dikta berjanji tidak akan meninggalkan Natya sahabatnya kelak. namun semenjak mengenal cinta, Dikta menjadi berubah dan lupa akan janjinya kepada teman masa kecilnya. Tidak seperti Natya yang bahkan mempertaruhkan nyawanya demi kebahagiaan sahabatnya itu.
All Rights Reserved
#250
poet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Echoes of past Longing
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • ELGITA  (TERBIT)
  • dimana janji tersebut
  • Lingga [SELESAI]
  • Air Mata Elara

Sejak bangku Sekolah Dasar, Kate dan Livia telah berbagi cerita, tawa, dan rahasia kecil yang hanya dimengerti oleh sahabat sejati. Kini, di usia dua puluh tahun, kedekatan mereka tak pernah luntur. Kate adalah sosok yang jatuh cinta pada kata-kata. Ia menulis puisi seolah-olah sedang mencurahkan isi hatinya, membaca buku seperti melarikan diri ke dunia lain. Musik adalah pelengkap dunianya-sesekali ia bermain piano, memetik gitar, bernyanyi lirih, atau memasak camilan kecil sebagai teman senyap dalam kesendiriannya. *** Pertemuan pertamanya dengan Harley terjadi begitu sederhana-di perpustakaan, ketika laki-laki itu secara tidak sengaja menyenggolnya. Dari insiden kecil itu, tumbuh sesuatu yang jauh lebih besar dari yang pernah mereka bayangkan. Enam tahun mereka bersama, menulis kisah yang indah sekaligus rumit. Hingga suatu hari, tanpa kata yang cukup, mereka memilih untuk berjalan di jalan yang berbeda. Bukan karena tak cinta, tapi karena cinta saja tak lagi cukup. Kini, setelah sekian waktu berlalu, Harley datang kembali-membawa tawaran yang mengusik hati Kate. Ia ingin Kate menjadi vokalis di band-nya. Pertanyaannya: akankah Kate mengiyakan, saat hati mereka pernah retak oleh kisah yang belum tuntas? -Happy Reading, enjoy every page!

More details
WpActionLinkContent Guidelines