Segala Dalam Diam [END]

Segala Dalam Diam [END]

  • WpView
    Reads 19,173
  • WpVote
    Votes 2,135
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 7, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
[LENGKAP] ______________________________________________________________ "Gue cinta sama lo, Al." "Aku menyuruhmu untuk mencintai Allah, Gi. Bukan mencintai aku." "Gue tahu. Tapi rasa ini perlahan tumbuh dengan sendirinya, Al. Lo mau jadi pacar gue?" "Gak!" "Tapi ...." "Kamu bilang, kamu mencintai aku. Iya, kan?" "Ya." Gilang menjawab dengan cepat. "Seharusnya kamu tahu. Lelaki yang baik tidak mungkin mengajak wanita yang dicintainya untuk berbuat maksiat." ______________________________________________________________ Ini hanya kisah sederhana. Kisah anak remaja. Berisi sedikit ilmu untuk seluruh pembacanya. Dan harapan sang penulis adalah ... semoga pembaca kisah ini, bisa terinspirasi, termotivasi, dan bisa mengambil hikmah juga hal-hal positif. Start : Senin, 7 September 2020 Finish : Rabu, 7 Oktober 2020 Sumber gambar dalam cover : Google
All Rights Reserved
#22
khansa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdirku Untukmu (END)
  • GALAKSA [End/Terbit]
  • Zidan & Aresha (TELAH TERBIT)
  • ZuNaya
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • GARIZAH JAUZA (END)
  • Wanita Pilihanku [TAHAP REVISI]
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • CInta Bersemi Di Bursa
  • Alice

📚 Spiritual - Romance "Saya gak gigit kok, gak perlu takut," ucap Rafa di tengah-tengah kesunyian mobil, membuat Aida tercenggang. Dila yang sedang menunduk sambil memegang erat cardigannya sontak menatap ke arah depan, mendapati suara tawa Aida dan Rafa di depan, jantung Dila semakin abnormal. "Kenapa takut sih? Bang Rafa bukan karnivora kok," ujar Aida yang membuat Dila meringis malu. "Saya omnivora." Rafa lalu terkekeh, tanpa menghadap ke arah belakang. "Bang Rafa itu omnivora, dia makan nasi, makan ayam, makan sayur, makan hati juga." Aida terkekeh pelan sambil memukuli pundak Rafa pelan. "Eh, saya memang suka hati ayam kok," tutur Rafa begitu asyik mengobrol dengan Aida. "Bukan hati ayam, Bang tapi hati Abang yang udah karatan karena udah lama gak disinggahi," ucap Aida yang membuat Dila tersenyum tipis. "Abang masih menuju halal, tunggu beberapa bulan ke depan," ujar Rafa yang membuat Dila penasaran, eh sedikit. 📚Cover dibuat dari gabungan pict Pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines