Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Blue Code

Blue Code

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 15, 2021
Violetta Airish. Gadis yang terkenal dengan kepribadian yang tomboi dan cuek pada sekitar tiba-tiba menjadi mata-mata di negaranya. Iya, itulah aku. Aku murid di Gerunce, Statia. Aku dan teman seperjalananku dipilih untuk menjadi mata-mata. Iya, kami akan memata-matai Lacour. Negara yang sudah merebut kekuasaan Statia, menurut sejarah. Aku yang memang bertekat untuk mencoba ke hal yang baru. Dengan semangat, menerima ajakan itu. Sebenarnya, ada satu hal yang ingin aku lakukan. Aku ingin menemukan teman lamaku yang hilang di Lacour. Yash, misi aku dan temanku kali ini, adalah mengambil segel Lacour dan kembali ke Statia. Doakan kami, berhasil ya!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (Revisi)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Surat Untukmu
  • Two families, two loves
  • RELLAWAY-The Beginning-
  • Why you Comeback
  • Lukisan Tanpa Warna✔️
  • UNTUK ATROSKA (END)
  • Dear Ex Ceo (GitShan)  S1

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines