Perjalanan Waktu

Perjalanan Waktu

  • WpView
    Reads 316
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 7, 2020
Hari itu. Tak ada kata yang dapat kuterjemahkan secara singkat, pun kalimat yang akan aku simpulkan, juga bukan tugas yang akan aku persentasikan. Akan tetapi mengapa bulir keringat mengalir deras bak anak sungai yang sedang gembira? Kaku sekujur tubuh mendengar kalimat-kalimat yang dinantikan oleh sebagian besar wanita pada umumnya? Namun apakah aku bisa menjadi yang terbaik? Untuknya dan untuk keluarganya? "saya terima nikah dan kawinnya...". Seakan langit menggemuruh, menyaksikan hadirmu untukku. Menyematkan janji dijari manisku. Sungguh tak ada kata selain harap yang telah melangit indah bersamaan waktu yang terus berjalan.
All Rights Reserved
#539
perjalananwaktu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kesempatan Kedua
  • PERJODOHAN PAKSA ( END )
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Christian & Marsha (S2)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • di akhir perang
  • Learning in Progress (Boboiboy x Yaya)
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy

"Tolong, beri aku kesempatan ke-dua Rei." Pinta Elyas dengan penuh harap. "Hahahaha." Bukannya menjawab atas pertanyaan dari sang suami, Reina justru tertawa mengejek. "Kesempatan ke-dua untuk apa El? Kesempatan ke-dua agar kau bisa melukai diriku lagi? Kesempatan ke-dua agar kau membuat diriku membencimu lagi? Atau kesempatan untuk air mata ku lagi?" Tanya Reina dengan linang air mata tanpa memandang wajah Elyas. Elyas menunduk dan menggeleng pelan. "Tidak untuk kesempatan agar ku bisa melukai kamu lagi, tidak pula kebencian yang akan ku torehkan, tidak juga dengan air mata yang kau titihkan atas kesalahan ku. Beri aku kesempatan untuk membahagiakan kamu di dunia dan di akhirat ku." "Jangan beri aku harapan lagi El, jangan buat aku terbang setinggi angkasa aku takut akan kau jatuhkan kembali ke inti bumi." Jawab Reina melirik sedikit wajah Elyas. "Beri aku keyakinan darimu lagi untuk yang terakhir kali." Wuahahaha🤣aku paling gk bisa bikin diskripsi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines