Sedingin Kutub [HIATUS]

Sedingin Kutub [HIATUS]

  • WpView
    Reads 746
  • WpVote
    Votes 217
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 13, 2023
Daffa itu ketua osis yang super dingin. Berada di dekatnya seperti sedang berada di kutub utara dan juga selatan. Dingin dan juga mencengkam. "Lo masih suka sama Daffa?" Retorik. Seharusnya Septian tidak mempertanyakan hal konyol seperti itu. Sudah jelas sekali bahwa Starla masih menyukai Daffa sampai Daffa membalas cintanya. "Menurut lo?" tanya Starla balik. Septian mengangguk ragu, antara iya atau tidak. "Nah itu tau," ucap Starla, kemudian kembali melirik televisi yang sedang menunjukkan acara kesukaannya. "Berhenti deh, dia itu cuma bayangan Star." jeda tiga detik digunakan Septian untuk meneguk minuman dingin yang ada dihadapannya. "Kenapa harus bayangan?" tanya Starla polos. "Ya, karena bayangan cuma bisa diliat doang. Dia nggak bisa digapai, dia bahkan hilang saat ada dalam kegelapan." Septian membasahi bibir bawahnya sok serius. Starla mengangkat kedua bahunya. "Serah," ucapnya lalu beranjak pergi meninggalkan Septian diruang tamu bersama dengan televisi yang masih menyala. Tidak guna berbicara dengan abangnya itu. Lebih baik ia memperhatikan Daffa dari sebrang jendela kamarnya. Itu lebih baik daripada harus berbicara tidak jelas bersama Septian. Bodo amat jika ia harus melewatkan acara kesukaannya itu, yang penting ia tidak ketinggalan untuk melihat Daffa sebelum sweet sleepnya malam ini. "Sampai kapanpun, gue bakal tetap suka sama lo Daf." Starla tersenyum miring sambil bergumam tidak jelas saat melihat Daffa yang sedang tertunduk serius dimeja belajarnya. Baca dulu, siapa tahu suka:)
(CC) Attribution-ShareAlike
#97
daffa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Aksara Nifa [End]
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • ELZEAN [On Going]
  • GHAVARI
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️
  • Marga Alvarezka
  • ZERGAN
  • Amor Eterno

Cleo, si 'Ratu' kejam, tidak ada yang mampu menaklukannya. Baginya semua pria kecuali yang berguna baginya adalah kuman yang mengotori jalannya. Bahkan ayahnya pun, ia buat kalah dan menangis pada permainan yang ayahnya atur sendiri. Gadis bar bar yang tidak percaya cinta sampai Zealan, si bocah iblis masuk ke dalam hidupnya lagi dan menariknya dalam perjalanan roller coaster yang melelahkan, namun selalu membuat Cleo penasaran dan tidak bisa menolak. Cleo yang akhirnya mulai tergerak harus menelan pill pahit saat menemukan fakta kenapa zealan mengejarnya. ~🖤~ Kamu... sedikit manipulatif." Cleo memilih kalimatnya dengan hati-hati. Bukannya mengelak atau tersinggung, Zealan malah tersenyum. "Kenapa kakak bisa punya pikiran kaya gitu?" "Karena kamu buat aku berpikir kalau kamu.... Menyukaiku. Cleo hanya bisa menyelesaikan kalimatnya di dalam hati. "Aku apa?" Tanya Zealan dengan nada tenang namun matanya tidak bisa menutupi antusias yang ia rasakan. "Kamu bocah iblis!" Kata Cleo dengan geram. Raut wajah Zealan meredup dengan jawaban asal Cleo. Jelas dia menginginkan jawaban lain dari Cleo. "Bagaimana jika, apa yang kamu pikir itu benar? Apa yang kamu pikirkan tentang aku ke kamu itu benar?" Bisik Zealan di telinga Cleo. "Apa yang akan kamu lakukan, Cleopatra?" ~🖤~ "Kau membuktikan sesuatu padaku. Bahkan ada orang yang bisa lebih brengsek darinya." Suara Cleo bergetar. "Aku membencimu!" Kata Cleo sambil menggretakkan gigi saking geramnya. Satu tetes air mata Cleo mengalir dipipinya. "Lebih dari aku membencinya! Jangan pernah muncul dihadapanku lagi!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines