Hello Darling!

Hello Darling!

  • WpView
    Reads 534
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 12, 2021
[15+] Awalnya perjanjian itu terjadi begitu saja, awalnya memang Dian pemenangnya. Cewek itu sangat berbangga hati kala taruhannya dengan seorang anak baru yang mengganggunya akhir-akhir ini di menangkan olehnya. Namun, seolah senjata makan tuan, Dian justru mendapat kesialan sebab kini ia selalu berurusan dengan anak baru itu. Anak baru itu benar-benar tidak mau pergi dari hari-harinya! Atau mungkin... Dari hidupnya? Gak mungkin 'kan?! "Kita gak perlu sebuah mimpi dan cita-cita untuk berjuang. Karena sebenarnya suatu keadaanlah yang akan membuat kita berjuang." -Dian Aileen. "Coba lo buat satu mimpi lo yang paling sederhana, maka lo akan tau gimana kebahagiaan itu muncul dengan sederhana." -Anggana Respati •Latar cerita tahun 2017
All Rights Reserved
#95
lifeschool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Sandwich(End)
  • laut yang membawanya pergi (END) ✓
  • DOUBLE SARA
  • JAM 3 SORE
  • The Story Of Aghea
  • HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)
  • BINTANG SEJAJAR

Tidak ada yang mau memiliki adik sebanyak Mas Malik. Apalagi di zaman modern serba uang. Rasanya untuk membiayai hidup sendiri saja sudah sulit. Namun, bagi Mas Malik ke-enam adiknya adalah anugerah besar dalam hidupnya. Kami tujuh bersaudara dari umur dan sifat yang berbeda-beda. Kami memiliki julukan piatu geng, karena ibu sudah meninggal sejak Jafar baru dilahirkan. Gak tahu kenapa Abah sangat betah menduda. Abah bilang ibu itu seperti perampok handal yang bisa merampok semua hati Abah tidak tersisa. Kata Abah, dia terlalu takut untuk membuka hati lagi. Takut kalau ternyata gak bisa kasih ruang beserta isinya untuk si perampok baru. -Mas Malik- "Generasi Sandwich itu apa, sih, Bang?" "Kayak kita gini, saudaranya banyak." "Kata temen aku, jadi generasi Sandwich itu gak enak ya, Bang?" "Banyak anak, banyak kepala, banyak sifat, banyak kebutuhan." "Intinya jadi generasi Sandwich itu harus banyak uang, sih, biar tetep akur." "Jaf, sandwich kita ini beda dari yang lain, ini lebih spesial. Spesial bukan karena pake keju sama telor, tapi karena di dalamnya ada Abah, Mas Malik, Bang Eja, Janu, Jerry, Cahyo, sama kamu!" Bukannya memang tidak ada persahabatan yang lebih indah selain dengan saudara sendiri? Walaupun siang malam bisa berubah jadi Roro Jonggrang, tapi tetap saja mereka saling sayang seperti Upin Ipin. Masih pemula Bahasa baku, non baku Maaf kalau banyak typo 🚫Masih amburadul, tidak cocok untuk diikuti🚫 Salam Hangat Mentai👋

More details
WpActionLinkContent Guidelines