Ku terbunuh pengharapan...
Perlahan
Dengan penuh kepastian
Ku terjerumus perasaan
perlahan
Tampa belas kasihan
garis tinta yang aku ciptakan sendiri ternyata masih berbekas pada selembar kertas usang yang dulu pernah menjadi sandaran ku untuk menceritakan segalanya, tentang dia yang memiliki segalanya, dan tentang rasa yang sekarang masih ku lantunkan dalam sunyi di tempat ku bersujud,ini cerita tentang aku yang hanya mampu diam dengan rasa yang hanya mampu ku sembunyikan dan diam diam ku sebutkan namanya dalam sujud ku di sepertiga malam dan berharap penuh Sang maha rahman Manjadikan nya sebagai penyempurna ibadahku.
All Rights Reserved