Story cover for KareLino [Terbit] by putrihuang01071999
KareLino [Terbit]
  • WpView
    Reads 10,463
  • WpVote
    Votes 908
  • WpPart
    Parts 27
  • WpView
    Reads 10,463
  • WpVote
    Votes 908
  • WpPart
    Parts 27
Ongoing, First published Aug 23, 2020
Ketika kata hanya mampu terungkap lewat aksara . Hanya sebuah air mata yang sanggup ungkap segala asa. 
Sosoknya hilang bersama luka, Karna hadirnya hanyalah angin dikala senja. 


Ini adalah kisah tentang karel, sosok sepi yang bersinar ditengah mentari. 
Sosoknya hadir ditemani seorang Lino yang berdiri ditengah gulita memori.
All Rights Reserved
Sign up to add KareLino [Terbit] to your library and receive updates
or
#18chimon
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
NALA KEENARA [Hiatus] cover
INTERIM: Let Me See Your Smile cover
Just a Little Closer [Completed✔️] cover
Sanju Menulis Agar Kita Tak Pernah Usai cover
ZINAN (a Walk To Remember) (COMPLETE) cover
Irreplaceable cover
Derena cover
Azkar cover
Diary Elang cover

NALA KEENARA [Hiatus]

16 parts Ongoing

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan