Suasana pagi yang begitu indah,seorang gadis manis diantar supir pergi sekolah dengan mobil mewahnya. Setiba sampai di sekolah gadis manis yang bernama Hana langsung keluar dari mobil tanpa bicara apapun kepada supirnya tersebut yang bernama Udin. Hana yang seperti biasanya turun dari mobil langsung masuk kelas dengan menundukann kepalanya tanpa melirikan mata nya sedikitpun kepada teman temanya. Tanpa ia sadari ada seorang laki-laki yang selalu memperhatikan nya. Karena pria tersebut merasa aneh kepada Hana,dan tak lain tak bukan pria tersebut adalah teman satu kelas dengan nya yang bernama Stive.
Stive adalah seorang murid yang sangat dibanggakan oleh semua guru di sekolah tersebut,serta para umat hawa pun sangat tergila-gila kepadanya.Stive menganggap hal itu dengan anugerah saja.Dilain sisi Stive sangat kagum pada seorang gadis tersebut,dia beranggapan bahwa Hana berbeda dengan gadis lain,dengan sikap Hana yang selalu diam kalau diajak berbicara oleh teman temanya,membuat Stive tambah penasaran dengan hal tersebut.
Bel masuk pun telah berbunyi,semua murid duduk dengan rapi melihat guru menerangkan pelajaran dalam kelas,hingga akhirnya bel istirahat pun telah berbunyi "kring...kring....," semua murid berhamburan keluar,ada yang menuju kantin,ada juga yang menuju perpustakaan. Tapi aneh nya berbeda dengan Hana,dia hanya memilih duduk diam di dalam kelas sendirian,berfikir mengapa nasib nya selalu malang,baik itu di rumah,di sekolah,dimanapun saja,tanpa ragu-ragu Stive datang dan langsung duduk disamping Hana,tanpa bicara sepatah katapun kepada Stive,Hana langsung keluar dan lari menjauh darinya. Stive tambah bingung,Hana terhenti begitupun dengan Stive,dia mengajak Hana duduk di taman sekolah dan bertanya "kenapa kamu selalu sendiri dan kenapa kamu selalu menjauh dari kita semua?".
Apakah jawaban yang akan di berikan Hana kepada Stive,dan ataukah Hana mengetahui apa tentang dirinya sebenernya...
Silahkan baca ceritanya sampai habis...!!!
Seorang gadis manis mendapati dirinya terjebak di dalam dunia novel yang asing. Sebelumnya, ia sangat gemar membaca berbagai jenis novel, tetapi tak pernah terbayangkan bahwa suatu hari ia akan menjadi bagian dari cerita itu sendiri.
Semua bermula ketika ia meminum segelas susu, lalu tiba-tiba terbangun dalam tubuh seorang karakter novel yang bahkan tidak ia kenali. Apakah ia seorang protagonis, antagonis, atau sekadar figuran? Jika boleh memilih, ia lebih suka menjadi figuran, hidup tenang tanpa harus berurusan dengan tokoh utama.
Namun, seperti yang sering terjadi dalam kisah-kisah klise, bahkan seorang figuran pun bisa memainkan peran penting dalam alur cerita. Akankah ia berhasil menjalani kehidupan barunya tanpa terseret ke dalam pusaran konflik novel ini? Atau takdir memiliki rencana lain untuknya?
________________________________
⚠️Dilarang keras memplagiat cerita ini!!
Cerita ini merupakan hasil karya yang saya tulis sendiri. Jika ada kesamaan nama, tempat, atau alur dengan karya lain, itu semata-mata kebetulan dan tidak disengaja. Saya juga berusaha menyajikan cerita dengan gaya dan sudut pandang yang unik tanpa menyalin atau meniru karya orang lain.
________________
SEBUAH CERITA SEDERHANA YANG DIBUAT RUMIT⏳