Cakra Azhar Wijaya selalu yakin bahwa dunia ini bisa dikendalikan dengan logika dan strategi. Termasuk soal cinta. Tapi semua teorinya mulai runtuh sejak Syhila Adnina-sekretaris pribadi sekaligus sumber keruwetan emosionalnya-hadir di hidupnya lebih dari sekadar rekan kerja. Syhila tahu, jatuh cinta pada bos sendiri bukan ide brilian. Tapi bagaimana kalau sang bos justru yang sering menciptakan momen ambigu? Antara perhatian dan penolakan, antara cuek dan peduli-semuanya membuat Syhila gamang. Tapi satu hal yang dia yakini: perasaan ini tulus, meski jalannya tak selalu mulus. Di balik deadline pekerjaan yang padat, pertemuan tak terduga, dan ego yang saling berbenturan... mereka belajar bahwa cinta tidak bisa ditunda terlalu lama. Karena jika bukan sekarang, kapan lagi? Sebuah kisah tentang cinta yang datang terlambat... tapi tidak pernah salah waktu.
Más detalles