Hanya pacar Ilusi

Hanya pacar Ilusi

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 26, 2020
WpInfo
Poetry
Hari ini aku tidak menceritakan cerita cinta, perjalanan hidup, atau apapun. Disini aku menceritakan betapa aku yakin bahwa dirimu hadir dalam wujud lain. Aku sangat yakin. Namun, mungkin dirimu malu. Tepat 5 tahun, aku menaruh segenap cintaku kepadanya. Bulir-bulir harapan yang tumbuh menjadi sebuah doa yang selalu aku panjatkan ke Sang Pencipta. Selalu ku lakukan dan tak pernah bolong. Namun, Sang Pencipta tidak mengabulkannya. Mungkin, ia sibuk. Menurutku, engkau selalu bersamaku walau aku tidak melihatnya. Bayang-bayangmu selalu hadir di setiap langkahku. Oleh sebab itulah, aku ingin mengucapkan terimakasih kepadamu. Aku harap dirimu bisa datang kepadaku dan memperlihatkan wujud asliku kepadamu. *** Sedikit penggalan kata yang penulis rangkai menjadi suatu puisi. Puisi ini bertema seorang gadis yang memiliki gangguan jiwa dan ia menyukai film "Wise boy"(kartun). Menurutnya, Wise boy adalah laki-laki yang sempurna. Ia sangat tergila-gila kepadanya. Ia percaya bahwa suatu saat nanti Wise boy akan datang kepadanya dan menyatakan cintanya. Tetapi, semua teman-temannya mengejeknya dan mengatakan bahwa ia gila. Namun, itu tidak dapat mematahkan semangatnya justru ia tambah tergila-gila. *** RANK: [26/8/2020] #16 cintaku #25 sajakcinta #56 puisicinta #105 menunggu #221 ceritacinta #967 sajak
All Rights Reserved
#145
cintaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • Senja (Diangkat Dari Kisah Nyata)
  • Secret Admirer
  • Mr. Lecturer [END]
  • Cool Man
  • Cinta Berbalut Puisi
  • You're My Heartstrings [SUDAH TERBIT)

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines