غلاف قصة Damar بقلم Ratublezz
Damar
  • WpView
    مقروء 33
  • WpVote
    صوت 14
  • WpPart
    فصول 3
  • WpView
    مقروء 33
  • WpVote
    صوت 14
  • WpPart
    فصول 3
مستمرّة، تم نشرها في أغسـ ٢٣, ٢٠٢٠
[AKAN UPDATE SETIAP HARI KALO GAK ADA HALANGAN]

Kata orang-orang kehidupan Damar Argayesha kelewat sempurna. Dianugerahi wajah super ganteng, anak tunggal kaya raya, banyak yang suka, pacarnya cantik, banyak fans, punya sahabat super asik-asik, semua yang ia mau bisa ia dapatkan hanya dengan sekali mengedipkan mata saja.

Tapi, apakah benar semudah itu?

Tidak ada yang tau, dibalik itu semua Damar hanyalah seorang remaja labil yang masih mencari jati dirinya. Di tahun terakhir masa SMA nya Damar dibuat bingung. Ia belum bisa sepenuhnya memahami perasaanya sendiri.


....


Bagi Riana Anggia tidak ada yang paling ia benci di dunia ini selain dikasihani. Ia lebih suka berjuang walaupun tidak tahu akhir perjuangannya akan seperti apa.
....


Yuk yang penasaran langsung aja baca!
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Damar إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#98kakakelas
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Milan بقلم imaginayii
71 أجزاء مكتمِلة
[TERSEDIA DI TOKO BUKU] #1 in teen fiction(18/11/17) Milan dingin, kata orang hatinya membeku seperti es. Tapi menurutku Milan itu seperti es krim. Dia memang dingin, bahkan boleh dikatakan beku. Namun seperti halnya es krim, saat sudah meleleh baru akan terasa manisnya -Damara **** Damara Kinanti, masih kelas 10 SMA. Cantik, tapi agak pendek bahkan kata orang Damara masih terlihat seperti anak SMP dengan wajah polos dan tubuh kecilnya. Meskipun badannya kecil, Damara punya keberanian yang sangat besar untuk menyukai seorang Milan Arega, kakak kelasnya. Most wanted sekaligus bad boy paket komplit: Luar biasa tampan, populer dan kaya. Tapi sikap Milan terlampau dingin. Terutama tentang cinta dan perempuan. Sang most wanted tidak pernah melirik para gadis yang menyukainya sedikit-pun. Bagi Milan cinta hanya omong kosong dan semua perempuan itu sama saja: lemah, merepotkan juga murahan. Hati Milan sudah lama beku. Berbagai macam cara terus Damara lakukan agar Milan bisa menyukai dirinya. Diabaikan, dibilang bagai pungguk merindukan bulan, harus sabar menunggu, dan selalu berjuang sendiri, hanya itu yang selalu diterima Damara. Tapi ingin menyerah pun Damara selalu kalah dengan hatinya, jadi gadis itu terus berjuang. Bertumpu pada sebuah harapan kecil. Damara terus berusaha agar semua angan-angan tentang dirinya dan Milan bisa menjadi nyata. Kini pertanyaannya hanya satu: Dapatkah Damara melelehkan hati Milan yang beku, dan merasakan sebuah akhir yang manis?