Only You
  • WpView
    Leituras 72
  • WpVote
    Votos 37
  • WpPart
    Capítulos 11
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização dom, out 25, 2020
"Heh lo tuh kalo jalan liat-liat!" kata seorang gadis yang memaki laki-laki tampan yang tak sengaja menabrak dan menjatuhkan buku-bukunya. "Heh,yang ada elo tuh yang jalan sambil main hp,bawa buku pulak,kalo niat belajar ya belajar aja! Gak usah mainin tuh hp Lo,pake maki-maki gw lagi. Lo blm tau siapa gw hah?!" balas laki-laki itu. "Kalo gw gatau emang knp? apa masalahnya sama gw? trs lu kira gw bakal takut gitu sama lo?! Sorry ya,gw mau ke ruang kepala sekolah dulu. Gak ada waktu gw buat ngobrol sama cowok gila kayak Lo!" Katanya tanpa jeda. Lalu sang gadis itu pun pergi meninggalkan lelaki yang disebutnya sebagai cowok gila. Laki-laki tersebut yang tak terima atas perlakuan gadis tadi pun tidak menyangka bahwa ada seorang gadis yang tidak terpesona akan ketampanannya yang sangat di atas rata-rata. Lelaki tersebut terus mengumpat dalam hatinya! "Awas aja lo,kalo gw ketemu lo lagi gak bakal gw lepasin"ko umpatnya dalam hati.
Todos os Direitos Reservados
#22
fiksibelaka
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Tokoh Utama
  • Aku Adalah Lukamu
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • IMPERFECT
  • LEITHLEACH
  • KEYNANDO™ ✔
  • Felicity [On Going]
  • Because I'm Stupid (End)
  • Arsyilazka
  • Lelah Dilatih Rasa [END]

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo