We will see later

We will see later

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 9, 2020
kita gak pernah tau siapa yang akan datang dan akan pergi sesuatu yang kita pertahankan belum tentu tuhan mengiyahkan perjodohan? cinta? benci? Kecewa? marah? gk nerima akan keadaan? itu semua akan kita Rasakan dalam hidup seseorang perempuan yang sifatnya tidak layak diaku dia perempuan tetapi setelah iyh bertemu dengan sosok lelaki yang ingin merubahnya dengan ikhlas iyh siap apakah iya akan berubah? atau akan tetap sama aja? ataukah mereka bertemu karna perjodohan? atau karna memang tuhan sudah merencanakan? (aku kasih spoiler dikit je) "Ra? Rara?" "apaan jing?" "bahasa lu di jaga napa? Lo kan perempuan neng!" " M A L E S males ye gw kagak mau emng lu siapa? tuhan lu?" "lu ye dikasih hati minta jantung!" Bahasa nya ksar jangan dicontoh! "deh marah - marah mulu lu cepet mati nanti" "gw bakal rubah lo" "semoga berhasil kawan" kata Rani sembari menepuk pundak pemuda itu lalu pergi apakah dia akan bisa merubah Rara? atau tidak? atau mereka akan pisah? atau bersama monggo dibaca dulu siapa tau suka ye kan????
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIA PERGI?!
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Aku Adalah Lukamu
  • DEAR LAURA (ON GOING)
  • Raina Maramitha
  • SHEFAYRA
  • Arsyilazka
  • AILAH(END)✅
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • Fall in love with Ghost

DIA PERGI?! ~~~~~~ Sakit rasanya ditinggalkan oleh seseorang. Terlebih orang yang sangat amat dicintainya. Selamanya! "Jika takdir sudah berkehendak, maka mau bagaimanapun aku bertahan, tetap akan pergi." ucap Natha menatap gadis didepannya dengan raut sendu. "Dulu kamu pergi, lalu kembali. Apakah akan pergi lagi? Apakah bisa kembali?" balas gadis itu dengan air mata yang sedari tadi membasahi pipi. Natha mengangguk, "aku akan kembali.." ia menghela nafas lalu melanjutkan ucapannya. "Dalam wujud yang berbeda. Aku yakin, akan ada orang yang persis seperti aku yang akan menjadi pengganti untuk mu, Zefa" Gadis bernama Queena itu menggeleng, "Aku sanggup jauh darimu. Tapi tidak untuk kehilanganmu" lalu ia memeluk Natha sangat erat. Cowok itu mencoba tersenyum, walau berusaha sekuat tenaga menahan sakit ditubuhnya. "Aku pergi, tugas aku udah selesai. Setidaknya aku pergi dengan pamit. Ayah udah kembali kayak dulu, dan tugas ku jaga kamu udah selesai." ujar nya. - Dulu, kita adalah seseorang yang sama sama kehilangan. Saling menguatkan, dan selalu menjadi support system satu sama lain. Kamu berjanji akan kembali. Namun setelah kembali, haruskah pergi? -QUEENA ZEFANYA SHAGIL- ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Penasaran? Ya dibaca lah, kalau suka ya divote. Kalo engga juga not problem. Mati satu tumbuh seribu. Cuma mau bilang 👻 'Tetep semangat ya, apapun yang terjadi. Hidup itu harus bisa menerima kritik dan saran. Agar kita bisa berkembang, gak stalk disitu saja. Kita juga gak akan tahu kan, kedepannya bakalan kaya gimana? Makanya jangan berhenti berkembang. Jangan cari teman yang membuat mu merasa nyaman. Tapi, carilah teman yang memaksamu untuk terus berkembang. Orang hebat tidak dibentuk dari kemudahan, kenyamanan, dan kesenangan. Mereka dibentuk melalui kesukaran, tantangan, dan air mata.' -Sv Outhor 'DIA PERGI?!'-

More details
WpActionLinkContent Guidelines