Rainbow
  • WpView
    Reads 32
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 7, 2021
Ini bukan cerita yang penuh kebahagiaan, namun juga belum tentu penuh kesedihan. Ini hanya tentang kisah seorang gadis yang beruapa tumbuh bersama luka. Ini tentang anak perempaun yang di bahu kecilnya terdapat banyak tuntutan dan tanggung jawab. Kisah ini adalah luka yang menjadi kata. Jika berkenan mempersamai prosesnya, maka silahkan membaca kisah ini. Selamat menikamati♥️
All Rights Reserved
#156
anxiety
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyerah atau Bertahan?
  • Badai, Kapan Berlalu?
  • LANGIT END
  • Behind the Silence
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • ARGA
  • Dibalik Nama Rembulan

Nggak semua keluarga bisa di sebut rumah. Terkadang, mereka lah luka pertama bagi seseorang. Orang-orang ingin hidup seperti dirinya, apakah sebagus itu topeng yang dia buat?? Ada tangis yang ditahan, ada amarah yang tak bisa di unggkapkan, ada luka yang harus di sembuhkan. Ini bukan cerita tentang mencari kebahagiaan, melainkan bagaimana cara bertahan saat dirinya sendiri ingin menyerah. Jika jalan hidup mu tidak di takdirkan untuk bahagia. Mungkin, kamu takdirkan untuk membahagiakan orang lain. Jangan hukum dirimu sendiri, atas apa yang mereka buat. "Apa aku nyerah aja?" Ucap gadis imut itu. "Menyerah?? Kamu hanya tidak bisa menyadari, bahwa kehadiran mu bisa menerangi kegelapan di hidup orang lain" Jawab pria tampan yang menatap wajah gadis itu penuh kasih sayang". Penasaran bagaimana kisahnya? Yuk baca sampai habis ceritanya^^

More details
WpActionLinkContent Guidelines