21+ | RAFINA (END)

21+ | RAFINA (END)

  • WpView
    LECTURAS 579,262
  • WpVote
    Votos 4,887
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadConcluida mié, ago 26, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Renaldi mulai mendekat, posisi tangannya mulai ia pindahkan hingga dapat memeluk kekasihnya dari samping. Fina hanya terdiam, Dengan perasaan yang sedikit panik, dengan jantung yang berdegub mengencang, ia tetap menikmati hangat tubuh Renaldi. Keduanya terdiam pada posisi itu selama hampir sepuluh menit. Tak lama Renaldi mulai mendekatkan wajahnya pada wajah Fina. Dengan hati-hati ia mulai mengecup kekasihnya. Dari bagian pipinya, lalu ke dahinya, sesekali ia mengecup matanya. Hingga sampailah pada bibir Fina. Fina yang sedari tadi terdiam, sedikit terkejut dengan apa yang dilakukan kekasihnya. Ia sedikit kebingungan sebab belum pernah melakukan hal seperti ini. Namun, Renaldi tidak berhenti. Ia terus mengecup bibir Fina hingga akhirnya Fina ikut menggerakkan bibirnya. Ia membalasnya, membuat Renaldi semakin bergairah saat itu. Sampai tidak hanya bibirnya yang bergerak. Tangannya mulai berpindah menuju benda padat berbentuk setengah bola yang sudah lama ingin ia sentuh. Fina menikmatinya sebab ia sudah menyetujuinya. Begitupun dengan Renaldi.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jejak Rasa [TAMAT]
  • Martanita [END]
  • Because ILY [Completed]
  • ELGA
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • LOVEABLE
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • Love's Serendipity
  • Bukan Sekedar Kagum

Bagaimana rasanya mencintai dalam diam? Mungkin satu-satunya yang bisa menjawab pertanyaan itu adalah Gio. Dia dengan segala pertimbangan di kepalanya memilih memendam rasa pada sang kakak kelas saat dia masih SMP. Rasa yang dia kira akan pudar saat lulus nanti malah masih betah bersarang di hatinya, bahkan sampai dia lulus sarjana pun dia menyadari masih menyukainya. Secara tiba-tiba dipertemukan kembali dalam situasi yang Gio pikir lebih memungkinkan untuknya bersama dengan wanita itu. Awal pertemuan kembali yang tidak sengaja membuatnya menyadari jika dia masih menyimpan rasa pada adik kelasnya itu. Apakah Gio berhasil kali ini? Atau dia hanya mengulang hal yang sama dan lompat pada lubang yang sama?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido