BLACK LIFE✓

BLACK LIFE✓

  • WpView
    LETTURE 6,322
  • WpVote
    Voti 211
  • WpPart
    Parti 38
WpMetadataReadCompleta mer, nov 25, 2020
Hidup tanpa arah di temani kegelapan. Ini Aku, yang disiksa gelap dan menuggu pagi datang. Menunggu untuk membawaku pergi dari gelap malam. Ini Aku, yang terlelap dalam kehampaan dan kebisuan hati yang meminta untuk di isi. Ini Aku, yang berdiri menopang asa demi rasa yang telah tumpul. Ini Aku, yang berjalan terseok-seok di garis setapak sembari bertanya pada sang angin, apa tujuan aku hidup? "Apa kau mencintaiku?" "Aku ingin mencintaimu, tapi tidak bisa." "Kenapa?" "Bagaimana aku bisa mencintai seseorang yang tidak mencintai dirinya sendiri. Dengar Alena, jika kau tidak bisa mencintai dirimu, lalu bagaimana kau bisa mencintaiku?" "Aku bisa mencintaimu." "Bukan hanya itu, jika kau tidak mencintai dirimu sendiri, maka kau akan rentan menyakiti dirimu sendiri, aku tidak akan sanggup melihat orang yang kucintai terluka, apa lagi dengan tangannya sendiri."
Tutti i diritti riservati
#6
mencintaidirisendiri
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • ENDLESS SUFFERING [•Halilintar•] Empire Era
  • Slow Days (FIN)
  • Changed.
  • lost them
  • Hopeless
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • please stop it!! [Ending]
  • Hanya karena itu kalian membenciku? [Boboiboy Taufan Sad] |Complete

Bagaimana perasaan mu ketika kau hanyalah bocah polos tak berdosa berumur lima tahun , bukannya dibawa ke taman bermain penuh keseruan , tapi ke medan perang tempat mayat tergeletak sejauh mata memandang , tempat dimana kaki mu tak luput dari darah yang tergenang , dan tangan kecilmu menggenggam erat pedang ; dengan alasan berjuang demi tanah kekuasaan. Itulah yang Halilintar rasakan. Tak bisa dipungkiri jika dunia yang tak adil selalu memihaknya , memberatkan pundaknya , dan membebani jiwanya. Tidaklah salah ketika Halilintar sendiri bilang ia ingin menyerah , tapi apa? Ia tak berhenti melangkah karna apapun itu , selalu ada hal yang membuatnya harus dan harus untuk memenuhi segala hal. Dia hanya bocah kecil , yang dijadikan lelucon oleh semesta , dijadikan badut oleh dunia , dimana penderitaan itu , seolah tampak lucu dimata orang yang tak tau seberapa tebal topeng diwajahnya. Namun apa? Tak berhenti disitu , tak hanya fisik , mentalnya juga membeku ; mati dihantam tiap hitungan waktu. Tapi lagi lagi , tubuh itu bangkit setelah jatuh.. "Nyawa ayah prioritasku" "Jangan berpura pura , ibu. Jujur lah dalam membenciku" "Jangan bermimpi.. Aku tak pantas disebut kakak" "Aku mati pun , tak ada pengaruhnya untuk hidup kalian! Aku akan mati bahkan sebelum tangan kalian kotor oleh darah ku" "Jangan khawatir , aku sudah terbiasa" " ..... Benar benar terbiasa" Dan dibalik semua itu , ia tak sendirian. "Benar kan~Tuan~?" WARNING!! *KARAKTER DISINI MILIK MONSTA , ENDLESS SUFFER HAHYA MEMINJAM KARAKTERNYA SAJA (ADA BEBERAPA TAMBAHAN KARAKTER DARI AUTHOR) *DILARANG COPY KARNA SAMA DENGAN MENCONTEK! DIDUNIA DIMARAHI MASYARAKAT , DIAKHIRAT DIMARAHI MALAIKAT! *SILAHKAN BERI SARAN DENGAN SYARAT : SOPAN , TIDAK BERTELE TELE , DAN DENGAN BAHASA INDONESIA TENTUNYA *JANGAN LUPA VOTE DAN IKUTI TIAP BAB , OKE!?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti