#2 Tulisan Pena

#2 Tulisan Pena

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 9, 2020
"Sebuah kejadian yang ku tuangkan lewat tulisan. Maaf bukan maksud tidak ingin mengabarimu, bukan karena gengsi atau semacam gengsi. Hanya ingin menjaga diri, hati, dan tentunya perasaan, takutnya dilenyapkan oleh harapan. Ketika harapan sudah melambung tinggi dan dihempaskan kembali, kamu tau rasanya seperti apa? Untuk hanya sekadar membayangkannya saja pun aku tak kuasa. " #Part2 Happy reading...
All Rights Reserved
#151
pena
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Goresan Tinta
  • sayangnya cila ke ciara
  • Coretan Pemikat
  • Indonesian Poetry
  • untuk seseorang yang pernah ku langitkan namanya
  • Aksara Tak Bertuan
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah
  • Sajak Sang Pemimpi

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines