Di Bawah Langit Biru

Di Bawah Langit Biru

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 19, 2022
Lexara Dewi Anandita. Seorang gadis periang dengan segala hal konyol disekitarnya. Belum pernah memikirkan cita-cita maupun merasakan jatuh cinta. Hidupnya teramat monoton sampai akhirnya bertemu dengan orang seperti Arga Maheru bisa dibilang sebuah keajaiban untuk Lexara. Di bawah langit biru! Hanya karena satu pertolongan kecil sudah membuat Lexara luluh seketika akan kebaikan hatinya. Dan untuk bisa bertemu kembali Lexara harus belajar mati-matian agar bisa diterima di kampus Arga Maheru belajar. Tapi apakah perjuangan Lexara akan berbuah manis. Bagaimana kalau yang dia bayangkan tentang sosok Arga Maheru itu bukanlah apa yang sebenarnya?
All Rights Reserved
#36
lecturer
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • ARGLADIS
  • JANUARGHA
  • BALAS DENDAM! ✔
  • - LOVE CLASS -
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • The Boy Next Window [Completed]
  • Dibalik Topeng Casanova
  • Sastra Yang Retak

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines