Di Bawah Langit Biru

Di Bawah Langit Biru

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 19, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Lexara Dewi Anandita. Seorang gadis periang dengan segala hal konyol disekitarnya. Belum pernah memikirkan cita-cita maupun merasakan jatuh cinta. Hidupnya teramat monoton sampai akhirnya bertemu dengan orang seperti Arga Maheru bisa dibilang sebuah keajaiban untuk Lexara. Di bawah langit biru! Hanya karena satu pertolongan kecil sudah membuat Lexara luluh seketika akan kebaikan hatinya. Dan untuk bisa bertemu kembali Lexara harus belajar mati-matian agar bisa diterima di kampus Arga Maheru belajar. Tapi apakah perjuangan Lexara akan berbuah manis. Bagaimana kalau yang dia bayangkan tentang sosok Arga Maheru itu bukanlah apa yang sebenarnya?
All Rights Reserved
#480
ara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kopi & Deadline (On Going)
  • ARKANYA
  • ARGLADIS
  • MY AMAZING GIRLFRIEND [COMPLETE]
  • Puisi Cinta [END]
  • - LOVE CLASS -
  • Dibalik Topeng Casanova
  • AURORA
  • JANUARGHA

Bukan karena lambat bekerja, Ara lembur lagi bagai kuda. Ara duduk sendiri di cubicle, mata lelah, kopi sachet ketiga di tangan, layar laptop menyala dengan file yang hampir rampung. Ingatkan Ara sekali lagi bahwa kerjaannya 'hampir rampung'. Dia menatap layar, lalu menarik napas panjang, "Aku nggak tahu lagi ini kerjaan atau penyiksaan... Tapi besok pagi harus submit, kalau nggak... ya biasa, dapat teror halus dari atasan." Dulu waktu kecil, Ara selalu mengganggap orang yang pulang kantor sampai pukul 12 malam atau pagi buta adalah orang-orang keren. Iya keren, keren keramnya sebadan-badan. Ara menarik napas panjang untuk kesekian kalinya, "Aku gila deh kayaknya, masa dulu kerjaan kayak ginian aku bilang keren." Di sela kelelahan itu, Ara mengenang tempat ngopi yang pernah dia datangi dua minggu lalu-tempat yang jarang dia datangi sebelumnya, tapi entah kenapa, wajah sang barista masih lekat di kepalanya. Dia pernah bilang ke dirinya sendiri , "Aku nggak punya waktu buat cinta." Tapi sejak ketemu cowok itu... apa kalimat yang digaung-gaungkan Ara mulai retak? GA MENERIMA NAMANYA PENJIPLAKAN YA EGE, NYARI IDE ITU GA MUDAH‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines