BLOOD || Evandra Samuel (ON GOING)

BLOOD || Evandra Samuel (ON GOING)

  • WpView
    Leituras 585
  • WpVote
    Votos 78
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jun 8, 2023
Evan adalah luka, kepingan luka paling besar yang diciptakan semesta yang pernah ada. Dalam hidupnya tidak pernah ada kata kedamaian. Karena semesta tak pernah bosan menghujami Evan dengan luka tanpa becanda. Tapi Evan tetaplah manusia biasa. Sekuat apapun dia bertahan pasti akhirnya luruh juga. Evan mendamba bahagia, Evan ingin dicintai seperti sewajarnya manusia lain. Apakah bisa? Note: jangan salahin aku kalau kalian nangis, marah, kesel, baper, atau mau muntah *emot ketawa Happy reading guys!💚
Todos os Direitos Reservados
#78
bulying
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Wounds in Marriage
  • Hurt
  • GADIS LANGIT
  • Harapan di Antara Hati yang Rapuh
  • Breathe
  • Semesta dan Lukanya [TERBIT]
  • TROUBLE [TELAH TERBIT] ✅
  • 𝓐𝓷𝓽𝓪𝓰𝓸𝓷𝓲𝓼 𝓕𝓪𝓶𝓲𝓵𝔂
  • Why do I Like You [On Going]

[18+] Kehancuran rumah tangga adalah luka yang tak pernah kutulis dalam daftar kemungkinan hidup. Ia seperti badai yang datang diam-diam, tanpa tanda-tanda, lalu meluluhlantakkan segalanya hingga tak bersisa. Aku tak pernah membayangkan bahwa perjalananku bersama Mas Naufal-yang telah kujalani hampir lima tahun lamanya-akan karam begitu saja. Dikhianati oleh lelaki yang dahulu kucintai setulus hati, membuatku jatuh ke jurang yang tak bernama. Dialah lelaki yang dulu berlutut di hadapanku, menggenggam tanganku, dan bersumpah atas nama Tuhan untuk menjagaku. Lelaki yang pernah mengucap, bahwa cinta ini akan kekal hingga maut memisahkan. Namun kini, janji-janji itu hanya serpihan debu yang terbang dan hilang bersama angin. Ia telah menodai kesetiaan, mengoyak kepercayaan, dan menjadikanku perempuan yang patah dalam sunyi. Sakitnya bukan hanya karena ia memilih wanita lain. Tapi karena ia menghancurkan rumah yang kami bangun bersama. Ia membakar kenangan, dan menertawakan sisa-sisa hatiku yang mencoba bertahan. Betapa ironis, lelaki yang dulu begitu kucintai... kini menjadi sosok yang bahkan tak sanggup kupandang tanpa getir. Ya, inilah kisahku. Kisah rumah tangga yang tidak berakhir indah. Sebuah pengingat pahit, bahwa cinta yang diperjuangkan sendirian hanyalah jalan sunyi menuju kehancuran. Jika kalian sedang mencintai, jangan pernah melangkah terlalu jauh sendiri. Sebab cinta seharusnya berjalan beriringan. Dan bila hanya satu yang berjuang, maka ia akan jatuh, sebagaimana aku telah jatuh. *** #1 Temandekat - November 2022 # 1 Jahat - Desember 2022 # 2 Luka - Januari 2023

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo