Story cover for Ending Scene by adnyyaniii
Ending Scene
  • WpView
    Reads 1,473
  • WpVote
    Votes 295
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 1,473
  • WpVote
    Votes 295
  • WpPart
    Parts 24
Ongoing, First published Aug 26, 2020
"Kau percaya takdir?"
"Awalnya tidak. Tapi setelah bertemu denganmu, aku mulai mempercayainya."
"Takdir atau kebetulan yang menyakitkan?"
----
Bermula dari suatu malam yang menjadi awal terkuaknya masa lalu kelam dengan terror yang menghiasi sepanjang jalannya.

Kwon Soo Yun, putri dari salah satu keluarga konglomerat di Korea Selatan. Berasal dari keluarga Kwon yang begitu disegani dan memiliki citra yang baik di mata publik.

Na Jaemin, seorang idol sekaligus member dari salah satu grup terkenal di Korea Selatan. Mulanya, pria itu menjalani hidup dengan kesibukannya seperti biasa, hingga dirinya bertemu dengan Soo Yun.

Pertemuan yang membuat Jaemin labil terhadap perasaannya, sekaligus membawa pria itu mengetahui masa kelam dan rahasia besar yang ditutupi keluarga Kwon dari publik.

Apa yang akan dilakukan Jaemin pada akhirnya?

Mempertahankan perasaannya ditengah kebenaran yang menyakitkan

Atau,

Meninggalkan perasaannya dan memulai awal yang baru?
All Rights Reserved
Sign up to add Ending Scene to your library and receive updates
or
#132koreaselatan
Content Guidelines
You may also like
It's Always Been You✔️  by WinterAurora00
44 parts Complete
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?
You may also like
Slide 1 of 10
When this rain stops || NCT dream x 127 [END] cover
I Can See Your Memory - Sekuel Hope [✓] cover
It's Always Been You✔️  cover
Don't hate me || Jeno Jaemin [END] cover
In Time | NOMIN [END] cover
F A T E |NA Jaemin| cover
Separate | Na Jaemin✔ cover
Ramadhan With Barudak cover
My Brother cover
HAIDEN cover

When this rain stops || NCT dream x 127 [END]

65 parts Complete

"Dulu, ada seorang anak yang pintar dan selalu membuat orang tuanya bangga. Anak itu terus mendapat juara olimpiade dan selalu mendapatkan peringkat pertama di sekolahnya." "Lalu keluarga anak itu bangkrut dan kedua orang tuanya meninggal karena kecelakaan. Anak itu lantas tuli dan kini hidup miskin." "Kini keluarganya yang tersisa hanya seorang nenek yang lumpuh, dan Hyung yang sangat membencinya." "Lalu setelah mendapat uang yang banyak..." "Anak itu bunuh diri." "Tamat." "Bagaimana? Apakah ceritaku bagus?" Ucap Jaemin sambil tersenyum tulus.