Mencintai Om-om

Mencintai Om-om

  • WpView
    LECTURI 8
  • WpVote
    Voturi 2
  • WpPart
    Capitole 1
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare mie, aug 26, 2020
WpInfo
Ficțiune
Dragoste
Eticheteceritabaper
Mencintai Om-om #partlima# Tante Salsa memelukku dengan erat. Aku merasakan ada cairan hangat yang jatuh ditanganku. Aku tahu itu adalah tangis bahagia. Aku benar-benar tidak menyangka, Ustadz Fatur akan melamarku. Aku tidak mempermasalahkan status duda ataupun umurnya yang selisih lima belas tahun di atasku. Cerita-cerita mengenai beliau seakan-akan mendominasi pikiranku. "Aida," kata Tante Salsa. "Iya Tan." "Ingat ya, meskipun Ustadz Fatur adalah seorang Ustadz, dia juga manusia biasa, pasti punya kekurangan, bisa melakukan kesalahan, begitupun dengan kamu. Kamu harus siap mengingatkan dan kamu juga harus siap diingatkan. Dalam rumah tangga, pasti menghadapi berbagai macam ujian, maka jika kelak kalian menghadapi ujian dalam rumah tangga, kalian harus selesaikan berdua. Supaya kamu tambah dewasa pemikirannya. Insya Allah beliau bisa menjadi imam yang baik."
Toate drepturile rezervate
#74
ceritabaper
WpChevronRight
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Imam untuk Gladysa✓
  • CAHAYA AL-GHIFARI [NIKAH TAPI MONDOK][TAMAT]
  • AILAH(END)✅
  • cinta yang terlambat
  • Ketulusan Nafisya (On Going)✔️
  • AL-GHAAZIY
  • Shaffira ✔ (KBM & KARYAKARSA)
  • Salahkah aku mencintai mu
  • My Husband Is A Predator (Tamat)
  • My Duchess / End

Gladysa Makmuma Al-Fath. Seorang perempuan yang selalu mengusik ketenangan seorang Imam El. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Galydsa sangat membenci Imam, beda dengan kaum Hawa lainnya yang selalu memuji Imam bagaimana pun keadaannya. Yang satu kalem, yang satu cerewet. Yang satu tenang, yang satu emosian. Yang satu bodo amatan, yang satu selalu nyinyir. Yang satu adem anyem, yang satu selalu kepanasan. "SUMPAH! GUE BENCI BANGET! KENAPA PAPI GUE NAMAIN GUE ADA MAKMUMNYA?!" "Lo emang tercipta buat jadi makmumnya Imam, Sa." "NAJIS!" Imam itu alim, tenang, ketua hadroh, pengurus rohis, ketua OSIS. Para fansnya kalo ngeliat dia rasanya udah kayak tiduran di ubin Masjid. Adem banget, apalagi kalo habis ngerjain soal MTK. Beda lagi kalo Gladysa yang ngeliat Imam, bawaannya panas mulu. "Senyum mulu, sok cool pula! Dih, amit-amit. Sok kegantengan banget! Gantengan juga Papi gue. Alay banget, tuh, cewek-cewek! Dasar tukang caper!" Hingga suatu kejadian membuat Gladysa ingin hilang dari muka bumi ini, terlebih kedua orang tua mereka amatlah dekat. ×××× "Info! Cewek kalo ultah biar seneng dikasih apa?" "Qobiltu." Imam tersenyum kecil. "Lo ngode? Tapi, kan, gue udah ngucap qobul." "Lo ketagihan gue halalin?" Satu lagi tentang Imam, cowok itu selalu iseng dengan orang-orang tertentu. Yang satu tukang ngisengin orang, yang satu tukang salting ala-ala dedemit. "Ketika jatuh cinta pilihannya hanya dua. Bersatu dalam akad atau berpisah dalam taat."

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut