Belum Selesai

Belum Selesai

  • WpView
    Membaca 484
  • WpVote
    Vote 25
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jan 25, 2026
WpInfo
Fiksi Penggemar
EXO
"Ternyata kamu disini.. " "Hai.. " "Semuanya udah selesai?? " "Ya, terimakasih banyak.. " Tentang si asing yang tanpa sadar dan tahu bahwa dia berhasil mengupas dan mengobati luka lama yang terlanjur menggerogoti. Tentang si topeng yang tanpa sengaja membuka topengnya tanpa tapi dan tanpa paksa. Revisi 7 maret 2023
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#839
baekhyun
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Selamat Tinggal Yang Tak Terucap
  • NICE TRY ✓
  • Horibble Woman (END)
  • Destiny Changing Action
  • EGLANTINE ㅡ'Na Jaemin'
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • masuk ke dunia CH?!{END}
  • Animosity
  • Husband In Second Life ✓

Ini cerita tahun 2023, yang aku selesain 2024 dan sekarang aku rombak lagi ya guysss. °°°°°° Arka berdiri tegak, tatapannya tajam menusuk ke arah gadis yang kini hanya bisa diam membeku. Suaranya dalam, terdengar jelas di antara keheningan yang tiba-tiba menyelimuti ruangan. "Aku bukan pengecut," katanya, penuh penekanan. "Meninggalkan seseorang tanpa memberinya salam perpisahan terlebih dahulu, itu adalah hal paling pengecut yang seorang pria lakukan." Kata-kata itu menghantam gadis di hadapannya seperti ombak besar yang menggulung tanpa ampun. Dia terpaku, bibirnya terbuka seolah ingin mengatakan sesuatu, tetapi tak ada satu kata pun yang berhasil keluar. Jari-jarinya yang semula menggenggam erat ujung bajunya kini mulai melemas, seiring dengan tatapan matanya yang perlahan meredup. Arka menghela napas, menekan emosinya yang hampir meluap. Ini bukan sekadar luapan emosi sesaat-ini adalah luka yang telah ia pendam terlalu lama, menumpuk di hatinya seperti bara yang tak kunjung padam. "Apa aku terlihat seperti seseorang yang akan pergi tanpa pamit? Seperti seseorang yang melupakan begitu saja?" lanjutnya, nada suaranya kini sedikit bergetar, entah karena amarah atau luka yang terlalu dalam. Gadis itu masih diam. Matanya menatap Arka, tetapi ada ketakutan di sana. Bukan ketakutan karena marahnya Arka, tapi ketakutan bahwa dia benar-benar telah melakukan kesalahan besar. Hening kembali menyelimuti mereka. Arka menunggu jawaban, tetapi gadis itu tetap membisu. Dan dalam diam itu, hanya ada satu hal yang tersisa-rasa sakit yang tak terkatakan. 23 December 2023

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan