Aku Mau Kamu

Aku Mau Kamu

  • WpView
    Reads 1,365
  • WpVote
    Votes 87
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 10, 2018
- KUMPULAN PUISI CINTA - Alunan cintaku berdetak, menggladikan sebuah pernyataan sacral, yang kemudian diintegrasikan menjadi sebuah kesatuan ; Aku mau kamu. Relung-relung hati ini masih menunggu ; Menunggu kamu untuk berlabuh di sini, di hatiku. *** "Aku Mau Kamu", adalah kumpulan puisi yang ditulis berdasarkan jeritan-jeritan sajak tentang cinta dari lubuk hati terdalam. Ditulis penulis saat waktu senggang menghampiri dan cocok dibaca untuk mengisi kekosongan hati, apalagi di saat rinai-rinai hujan sedang turun membasuh bumi.
All Rights Reserved
#90
puisihati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shubuh Itu Terbit dari Sepasang Matamu
  • baby boy
  • Mati Lebih Lama, Hidup Selamanya
  • Semu
  • SERPIHAN HATI [SUDAH TERBIT]
  • P E R N A H
  • Transmigrasi Kematian Istri (end)
  • Lentera Harapan
  • Renjana
  • Be Mine [Terbit]

Abdurrahman ialah seorang pemuda yang gigih, cerdas, dan berakhlak mulia. Lahir dari keluarga yang amat sederhana. Menghabiskan sebagian besar perjalanan kisahnya di sebuah pondok pesantren yang amat bijak perangainya. Pada suatu ketika yang teramat rahasia kisahnya, mawar tiba-tiba saja tumbuh dalam hatinya. Hanya setangkai, namun sekebun sekalipun akan mabuk akan keharuman mawar itu. Mawar itu ialah sebagai rumah bagi satu nama santriwati. Gadis yang lembut, cerdas, berkepribadian tinggi, serta berakhlakul karimah. Perihal cinta, terkadang memang selalu seperti bayang-bayang. Dan begitu juga yang Abdurrahman rasakan dalam perjalanan hidupnya. "Oh, Laila. Inikah cinta. Tahukah kau. Aku sering tiba-tiba merasa hujan datang, meski malam terang benderang". Kisah ini akan tertuju pada satu nama utama yaitu Abdurrahman, tentang perjuangannya dalam mewujudkan segala cinta serta cita-citanya. . Terang terbit, dari sesungging senyum, yang meredam api, jadi tumpukan arang-arang. Selamat membaca, semoga berbahagia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines