Story cover for 365 Hari by GadisPerinduSenja
365 Hari
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Aug 27, 2020
"kenapa kamu masih mau sama dia? dia, sudah membuatmu menangis dengan cara nya sendiri"

"untuk apa menyerah jika kata berusaha itu masih ada? Ada jalan menuju kok selagi kita tetap berusaha, kan?"

Salma sayang banget sama alvin. Tetapi, sayang nya alvin dibagi dua. Terkadang alvin lebih mementingkan dhea sahabat kecilnya daripada salma.

Dhea yang mengalami penyakit liver, membuat alvin terus menerus mengutamakan nya. Walaupun salma sering merasa tidak berarti lagi dan hancur.

Sampai akhirnya salma mengalami penyakit kanker otak stadium akhir. dia menyembunyikan penyakitnya dari semua orang terutama pacarnya sendiri.

kira kira bagaimana nasib salma?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add 365 Hari to your library and receive updates
or
#31dhea
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Cerita di Atas Awan  cover
Aamiin paling serius (Salmon) cover
TAKDIR KITA | SALMA RONY cover
TEMAN POSESIF [END] cover
KENAPA BUKAN KAMU YANG AKU TEMUI LEBIH DULU? cover
Cinta Terakhir  cover
Married With CEO cover
INTUISI cover
COLD KETOS cover
Halu  cover

Cerita di Atas Awan

24 parts Ongoing

Sejak divonis mengidap Hepatitis, Olivia merasa hidupnya runtuh. Hari-harinya di rumah sakit dipenuhi keputusasaan, amarah, dan kesunyian. Ia merasa sendiri, hingga suatu hari pandangannya tertuju pada seorang gadis yang tengah bermain hujan dengan tawa riang dan mata yang berbinar seolah tak ada luka di dunia ini. Gadis itu adalah Sophia, pasien sebaya yang juga sedang berjuang dengan penyakitnya sendiri. Berbeda dari Olivia, Sophia memilih untuk menjalani hidup dengan penuh tawa dan keberanian. Pertemuan mereka menjadi awal dari persahabatan yang tak terduga. Dua gadis dengan nasib serupa, namun cara pandang yang berbeda, saling menemukan kekuatan dalam satu sama lain. Di balik dinding rumah sakit, mereka mulai menumbuhkan harapan dan membuktikan bahwa bahkan dalam kondisi paling rapuh, mereka bisa bangkit dan saling menguatkan.