Assalamualaikum Allah (END)

Assalamualaikum Allah (END)

  • WpView
    Reads 2,095
  • WpVote
    Votes 293
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 1, 2020
WpInfo
Fiction
Social Themes
• Kelompok: Faeyza Esnamelta (Kelompok 6 Religi) • Genre: Religi Tuhan Siapa dia? Begitu diagung agungkan oleh ribuan jiwa Apa hebatnya dia? Sehebat gunung? Setinggi langit? Seluas samudra? Atau sedalam lautan? Heh, siapa dia yang berani memerintah kita. Hidup ini atas kerja keras kita, lalu mengapa kita bersujud kepadanya yang bahkan kita tak tahu dimana dia. Sebuah takdir yang merubah hampir 180 derajat kehidupan seorang aktris dan aktor. Merubah setiap jengkal kehidupan, memutar balikkan semua yang telah dirangakai indah bersama kekasihnya. Inilah cerita seorang dua insan manusia yang mempertanyakan, siapa tuhan? Akankah kehidupan mereka berjalan seperti harapan? Ataukah justru malah membuat mereka semakin jauh akan keberkahannya?
All Rights Reserved
#70
tuhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teologi Dialektika
  • Sepeda Burok Istimewa✔
  • Sincere
  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Luka dan Kamu [ Revisi ]
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • The Hidden [SUDAH TERBIT]
  • Our Secret [SUDAH TERBIT]
  • Terjerat Cinta Gus Galak [End]

Berpikir kritis adalah sebuah kemampuan yang dibutuhkan oleh manusia agar dapat mengembangkan dirinya. Namun Bagaimana bila seseorang berpikir kritis mengenai agama dan eksistensi Tuhan? Apakah pemikiran kritisnya akan membuat iman manusia itu makin kuat mengenai keberadaan Tuhan, atau justru membuat manusia itu tidak mempercayai keberadaan Tuhan? Muhammad Fajar Malik, seorang remaja yang memilih untuk menjadi seorang nihilis dan skeptis terhadap berbagai hal, termasuk agama dan eksistensi Tuhan, menjalani hidupnya di negara Indonesia, negara yang mayoritas masyarakatnya terikat erat dengan agama dan kepercayaan pada Tuhan. Kisah masa lalu kelamnya, pembullyan yang ia alami, pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab, membuat dia mempertanyakan mengenai keberadaan Tuhan. Hingga pada suatu hari, dia bertemu dengan seorang siswa pindahan di kelasnya yang bernama Ahmad. Pertemuannya dengan Ahmad inilah yang merubah takdir hidupnya. Melalui Ahmad, dia bisa mengenal dan memahami mengenai sang pencipta alam semesta. Seperti Apakah perjalanan spiritual Fajar dalam mengenal Tuhan? Temukan dalam cerita Teologi Dialektika. "Tuhan itu sama kayak hantu, sama-sama nggak ada." Muhammad Fajar Malik. "jangan terlalu materialis dalam memandang dunia, coba lihat dari sudut pandang yang berbeda." Ahmad Fauzi Rabbani. Peristiwa, nama, tempat, semuanya murni karangan author. Jika terdapat kesamaan di real live, Itu adalah sebuah kebetulan dan bukan kesengajaan. Mohon untuk tidak mempelagiat cerita ini, karena setiap orang memiliki kemampuan untuk berimajinasi dan membuat ceritanya sendiri. Hargai kerja keras author yang sudah membuat cerita ini dan hargailah kemampuan diri sendiri dalam mengarang cerita. Percaya diri lah dengan kemampuanmu, karena kemampuanmu dapat menciptakan karya yang berharga.

More details
WpActionLinkContent Guidelines