Sang Master Dan 6 Anjing Gagalnya

Sang Master Dan 6 Anjing Gagalnya

  • WpView
    Reads 152
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 27, 2020
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Master memiliki 6 anjing mahal yang sengaja dilatih untuk berburu. Sejauh 8 tahun melatih para hewan ini, sang master tidak mendapat hasil yang memuaskan. Banyak hal kesia-siaan yang telah terjadi selama 8 tahun momen mereka bersama. Di siang yang terik, Boss Besar memiliki janji dengan sang master untuk saling melaga hewan andalan mereka. Boss besar memiliki Pit Bull jenis anjing kesayangan yang menorehkan banyak kemenangan didalam menghancurkan lawan. Pitt Bull dihadapkan dengan 6 anjing sang master, nyatanya tidak sedikitpun menghancurkan nyali pitbull namun justru 6 anjing mahal milik master yang tercabik-cabik dan berdarah darah karena gerakan gesit dan gigitan ganas dari pitbull. 5 menit laga anjing selesai. Dan dua juragan saling memanggil anjing-anjing mereka . Ingin rasanya master meninggalkan para anjing tolol tersebut, namun apa daya, para anjing dan pemiliknya itu memiliki kedekatan hati yang tidak bisa disingkirkan begitu saja. " hA HA HA HA " Terdengar sindiran Boss gempal di hadapan master. " Wahai master ngapai kau rawat para anjing -anjing lemah, habitat mereka adalah menjadi pesolek bukan menjadi petempur" tawa Boss gempal menyudutkan emosi sang master. " oke skarang aku kalah, kelak aku akan merubah arena menjadi milikku , tunggu saja " Ucap master dengan gagahnya menyembunyikan rasa dendam terhadap boss gempal. Boss besar dan pitbull berlalu dengan santai . Kini sang master mengisaratkan para njing-anjingnya untuk baris-berbaris mengakui dosa mereka. " Oke wahai anjingku. Kini silahkan kalian berteriak sekencang-kencangnya . Teriakan harus rapi dari satu ke satu suara . Dan bukan berbarengan. Teriakan siapa yang paling lemah, akan kena hukuman dan dihantam keras pakai bambu ini" kata master dengan geramnya. Tangannya sudah aba-aba menggenggam Bambu besar.
All Rights Reserved
#186
sains
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay (Away)
  • hay mantan !!
  •  FIGURAN ARZEV
  • Bara [REVISI]
  • [END] Saving The Villain Boy
  • ALZEA
  • Become an Extra or Main Character [END]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

More details
WpActionLinkContent Guidelines