ANTAGONIST

ANTAGONIST

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"lebih baik aku mati dari hidup dengan nasib penuh dengan sial" -Farah- "Farah, aku tak sangka kau perempuan yang paling tak berguna yang aku jumpa. Aku menyesal kawan dengan kau" -nabil- "aku cuma nak berkawan dengan kau, dasar perempuan sombong" -Irfan- BAKAL ADA PERKATAAN YANG TIDAK BAIK DAN TIDAK PATUT DICONTOHI
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SAHABAT
  • Who Are You | Park Chanyeol ff ✔🙈
  • Flashback
  • Love You Mr F ✔
  • Cinta Yang Terpendam✔
  • MY MR PSYCHO
  • I Love You Mr Crush (Complete)
  • BUNGA TERAKHIRKU ( salahkah terus berharap?)
  • Ketua Pengawas Itu ✔️
SAHABAT

Shortstory Challenge by @Angel_k20 Complete [ ✓ ] #1inSahabatSiries Nasr Uzair. Tuan Rayden Qhalif. "Aku? Nama aku Sayf. Sayf Zaydan. Panggil aku ultraman pun takpe..." "Aku, Fath Rafisqi. Nice to meet you." Sayf Zaydan, Fath Rafisqi? Ah, sudah! Ketenteraman Rayden terganggu apabila Nasr memilih untuk membawa dua jejaka itu ke rumah mereka. Dan itu bermakna... mereka perlu berkawan? Oh, tidak! "Kau kenapa emo sangat ni? Period, eh?" "Kau tahu kan aku tak suka diorang tinggal dekat sini! Kau tak serik lagi ke Nasr? Ditipu dan dikhianati?" "Sahabat... waktu bukanlah ukuran untuk menjalinkan sebuah perhubungan. Kadang-kadang, pertemuan pendek pun tetap akan membawa kita ke dalam hubungan yang berkekalan." "Kitorang tak berniat nak rampas Nasr daripada kau, Ray..." Keputusan sudah dimuktamadkan. Rayden tidak akan sesekali menerima kehadiran mereka. Tidak akan! Menjadi pewaris kepada tokoh konglomerat... tidaklah semudah yang disangka. Nyawa sering menjadi taruhan. Hidup selalu dimainkan. "Sayf!" "Kau gila, ke Rayden? Kalau kau tak suka dia sekalipun, tak perlulah sampai cederakan kawan aku!" "Aku kecewa dengan kau, Ray." "Berambuslah! Aku pun tak hamak nak berkawan dengan orang macam kau!" Namun, mampukah ego terus menguasai di kala nyawa di ambang maut? "Pilih, Rayden. Nasr, Sayf atau Fath..."

More details
WpActionLinkContent Guidelines