Shaillyn [ON GOING]

Shaillyn [ON GOING]

  • WpView
    Reads 2,563
  • WpVote
    Votes 1,295
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
Penampilan seseorang tidak selalu mencermikan kepribadian orang itu, tidak juga mencerminkan sebaik atau seburuk apa dirinya. Kita tidak bisa menilai hanya karena satu unsur saja. Itulah prinsip yang selalu di pegang oleh seorang Shaillyn Amaro Zaenna. Shaillyn dapat dikategorikan sebagai pribadi yang tertutup, tidak ada seorangpun di sekolahnya yang tau tentang dirinya. Namun dibalik semua itu, ada hal besar yang ia sembunyikan rapat-rapat, tetapi tidak ia simpan untuk selamanya. Ia akan membongkarnya sendiri jika waktunya sudah tepat. Ingin tau kelanjutan kisahnya? Yuu baca cerita ini! "Definisi seseorang, bukan seperti apa yang kalian lihat!" -Shaillyn Amaro Zaenna- maaf ya kalau cerita ini berantakan, soalnya ini cerita pertamaku. Jangan lupa vote sama comment. Enjoy reading!! Makasi guyss:)
All Rights Reserved
#1
alger
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Jejak (novel teaser)
  • Casual Heart
  • ASHA
  • Mencari Cinta Sejati (END)
  • Little White Lies: Reborn (2025)
  • Gadis Populer & bodyguardnya
  • ZA&RA
  • You Are Different [TAHAP REVISI]
  • For You, I am.
  • love bells[ON GOING]

Katanya, kadang untuk beranjak dan melanjutkan kehidupan perlu dibantu oleh orang lain... "Aku ngerti, dia berarti banget buat kamu dan kamu nggak bisa dapetin dia, aku tahu. Makanya kamu pilih aku. Waktu kamu ajak aku jalan, aku tahu aku bukan pilihan pertama kamu. Aku udah siap dengan semua konsekuensi itu..." ...Dan menjadi realistis katanya adalah pilihan yang tepat, "Terima kasih sudah menjaga aku tetap waras..." Tapi bukankah, kebahagiaan seharusnya kita yang ciptakan sendiri? "Kinan ingin berterima kasih pada mereka dengan cara berhenti bersedih dan mulai belajar menjadi bahagia tanpa bertumpu dengan orang lain.Kinan tahu ini mungkin nggak masuk akal buat sebagian orang. Tapi Kinan yang paling tahu diri Kinan sendiri. Kapan Kinan harus lari, kapan Kinan harus berhenti." Dan menjadi realistis itu tetap harus jujur dengan perasaan kita sendiri bukan? "Gue pengen memiliki lo bukan karena berkompetisi dengan siapapun. Bukan juga karena gue butuh seseorang di samping gue. Bukan pengen punya seseorang yang bisa gue pamerin ke orang-orang. Jadi jelasin sebelah mananya gue anggap lo barang? Menurut lo selama ini gue ngapain? Apa lo nggak sadar sama sekali?Does he love you better than I do?" Ini adalah bagian akhir dari kisah klasik di antara empat orang yang harus mengurai benang kusut di antara mereka. Karena setiap orang punya ruang khusus untuk untuk seseorang yang sulit untuk digantikan oleh orang lain.Mereka mengukirnya sedemikian rupa hingga tak ada senyawa apapun yang mampu menghapusnya begitu saja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines