Story cover for LANGIT {NEW VERSION} by DiniAlice
LANGIT {NEW VERSION}
  • WpView
    GELESEN 83,682
  • WpVote
    Stimmen 5,998
  • WpPart
    Teile 57
  • WpView
    GELESEN 83,682
  • WpVote
    Stimmen 5,998
  • WpPart
    Teile 57
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Aug. 27, 2020
"Orang tua? Apa mereka bisa disebut orang tua setelah menyuruh orang untuk membunuh anak sendiri?"

"Jangan asal menilai, yang terlihat belum tentu sebenarnya. Gak ada orang tua yang tega nyakitin anaknya sendiri."

"Lo masih ngomong gitu setelah melihat banyaknya berita Ayah melecehkan anak sendiri? Oh ayolah, ini dunia, tempatnya semua kejahatan berasal."


***


"Lo tau? Musuh sebenarnya ada di dekat lo, bahkan bisa sangat dekat."

"Apa maksud lo ngomong gitu?"

"Jangan mudah percaya, air yang biasa lo minum buat melepas haus, bisa aja membunuh karena mengandung racun."
Alle Rechte vorbehalten
Inhaltsverzeichnis
Melden Sie sich an und fügen Sie LANGIT {NEW VERSION} zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#387dangerous
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
He's My Best Friend [END] cover
Forever Yours cover
Alexxa Or Clara [END] cover
Angkasa  cover
goodbye my beloved (Hiatus) cover
mystery of the past cover
Sun Meets Ice cover
Cinta Beda Agama || Antara Masjid Dan Gereja cover
Topeng Sahabat [ HIAT ] cover
GADIS (Lengkap belum revisi) cover

He's My Best Friend [END]

59 Kapitel Laufend

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_