SHOW NO MERCY (Revisi)

SHOW NO MERCY (Revisi)

  • WpView
    LECTURAS 385
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, feb 21, 2022
5 tahun kemudian. "MOM..." teriak seseorang terbangun dari tidurnya. ia terengah-engah, " mimpi lagi" Guamnya pelan,ia melihat ke jam digital di sisi kanan tempat tidurnya. "Baru jam satu" guamnya lagi. Tiba-tiba ada yang memengang bahu kirinya. Oceanna sempat terdiam sebentar, lalu ia memegang tangannya dan memelintirnya. "Akh....sakit ann" teriak seseorang menahan sakit. Oceanna langsung lepaskan nya. "Sejak kapan kamu di sini?" "Sejak kemarin!" Jawabnya dingin. "Kok bisa?" Tanya Oceanna Dengan bingung. "Apa yang gak bisa untuk seorang Dev Malik ;" jawabnya angkuh dan menekan kata Dev Malik. Oceanna hanya memutar bola matanya seakan jengah dengan kata-kata itu, ia kembali lagi berbaring. Sementara Melvin masih duduk dan menatap sang kakak khawatir lalu ia ikut berbaring di sisi kanan kakaknya ia menupu kepalanya dengan satu tangan ia menatap sang kakak dan ia membenarkan letak rambutnya yang menghalangi wajah sang kakak, sementara oceanna hanya diam dengan perlakuan yang adik. "Kau masih mengingat kejadian waktu itu?" Tanya Melvin dan Oceanna hanya mengangguk lemas. "Padahal sudah 5 tahun berlalu, dan kau sudah pergi dari Bulgaria, ini New York bukan lagi Bulgaria." "Ia,aku tau Mel. Aku ingin membersihkan nama ku dan menjebloskan drizela dan pembunuh momy ke penjara. Itu yang ku mau Mel" balas Oceanna dengan penuh penekanan, Melvin hanya melihat kakaknya dengan tatapan yang tak bisa di artikan. Lalu ia mengecup kening sang kakak,ia memeluk tubuh sang kakak dengan erat. Oceanna pun memeluk tubuh Melvin mencari kehangatan, dan merekapun tertidur kembali.
Todos los derechos reservados
#75
drakromance
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stuck On You [COMPLETED]
  • The Perfect Strangers
  • LOVE AFFAIR "New Chapter"
  • Candu [End]
  • The Enemy in My Bed - #hackerseries 2.0 [✅] 🔚
  • Black Code (Lima)
  • EDELINE [END]
  • DARK ROMANCE
  • Prison's
  • Scarlet Mirage

STUCK SERIES 1 BLURB "Kurasa kau mengenal siapa aku, sehingga berani menculikku seperti ini. Tapi mungkin, kau lupa seberapa berkuasanya keluargaku?" gadis itu menatap wajah laki-laki yang ditutupi topeng, angkuh. memandang manik biru itu lekat, seperti ajaran kakaknya. Saat terdesak hal pertama yang harus dilakukan adalah ancam lawanmu dengan segala yang kau miliki. Jangan menunjukan ketakutanmu atau mereka akan merasa diatas awan. "Tidak bisakah kau melepasku? orang tuaku akan menebusku sebanyak apapun yang kau minta," lanjutnya saat melihat laki-laki itu tak bergerak. Kedua, tawarkan perjanjian yang menguntungkan mereka. Tidak apa kehilangan banyak uang asal kau selamat, "aku tidak akan melaporkan kalian kepada polisi, jika kalian membebaskanku sekarang," tambahnya agar lebih meyakinkan. _____________________________ "tentu saja aku mengenal siapa kamu, Agatha. itulah alasan utamaku menculikmu. Kau tawarkan apa tadi? Uang? Terima kasih, tapi ... aku lebih tertarik pada tubuhmu," laki-laki itu melepas topeng yang menutupi wajahnya. Menunjukan seringai kejam yang mampu membuat Singapun lari terkencing-kencing. Gadis yang dipanggil Agatha tersedak begitu melihat wajah laki-laki itu, wajah yang sangat dikenalnya. Jika ada manusia yang tidak mengenal laki-laki itu, berarti dia baru kembali dari bersemedi di puncak gunung semeru. "ah, silahkan saja kau melaporkanku pada polisi jika kau bisa! Akan kutembak siapapun yang berani mengejarku, berapapun jumlah mereka Agatha, dan kau akan kuberikan kehormatan untuk berendam didalam genangan darah mereka. Paham manis?" laki-laki itu tersenyum puas saat melihat Agatha gemetar ketakutan. Laki-laki itu Bian.. Fabian Angkasa

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido