Assignment (Hiatus)

Assignment (Hiatus)

  • WpView
    Reads 119
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 31, 2020
"Fey janji akan segera nuntasin ini, Pa. Ini adalah tugas pertama Fey dan Fey nggak bakal ngecewain papa." "Ingat ini Fey!" "Tugas dari papa adalah prioritas utama Fey." Freya Lionarra Dewata, gadis cantik dengan segala kemisteriusannya yang kini menjalankan misi penting demi orang kesayangannya. _ _ _ _ _ "Jadi, lo yang namanya Reymond?" - Freya "Rey, panggil gue Rey. Lo?" - Reymond "Freya." "Malaikat?" "Ha?" "Nama lo." "Ehh, iya." Iya gue malaikat yang bakal bunuh lo. Penasaran? Kuy baca!!!
All Rights Reserved
#405
kejam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Angel Baby
  • Angel(o)
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • Alkenio
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • À PROPOS DE NOUS [HIATUS]
  • Trouble Maker [COMPLETED]
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Bukan Antagonis [END]
  • Transmigrasi Karina

Angelia Hardi Wijaya, gadis pindahan dari Manhattan, membawa semangat baru ke sekolah barunya dengan kepribadiannya yang ceria dan penuh warna. Dalam pandangan pertama, ia langsung tertarik pada Romeo- Romeo Alfa Hadikusuma, pemuda dingin dan tak berperasaan. Bagi Angel, Romeo bukan sekadar sosok yang menarik perhatian, tetapi takdir yang harus ia kejar. "Romeo! Romeo takdirnya Angel!" Ucap Angel. "Dasar gadis manja." Ucap Romeo * Meski Romeo berusaha menjauh, Angel terus mendekatinya dengan keyakinan bahwa ada sesuatu yang lebih dalam di balik tatapan dingin Romeo. Perlahan, Angel menemukan bahwa Romeo menyimpan luka masa lalu yang membuatnya takut untuk mencintai lagi. Namun, justru di tengah dinginnya hati Romeo, Angel menemukan kehangatan yang ia cari. Ketika hubungan mereka mulai terjalin, rahasia besar tentang masa lalu Romeo muncul, mengancam untuk menghancurkan segalanya. Apakah keyakinan Angel pada takdir cukup kuat untuk menyembuhkan luka Romeo? Atau justru perasaan itu akan menjadi mimpi yang tak pernah terwujud?

More details
WpActionLinkContent Guidelines