Kiai Sendal
  • WpView
    LECTURAS 409
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 19
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 25, 2021
Sinopsis: "Rasa sakit yang menjalar di urat-urat wajah.Satu tamparan mengenai pas di wajahku.Selanjutnya tamparan kedua mengenai hidungku.panas menghangatkan hidung tapi tidak sampai pecah". Ucel,anak genk Jakarta rela di D.o akibat berkelahi.Belum lagi dia harus menuntut ilmu di Pesantren untuk tobat .Untuk mencapai "Tobat Nasuha" tidak semudah 1+1=2.Banyak hal yang membuat Ucel tergoyah keimanan nya , belum lagi setan membisiki Ucel agar Ucel semakin terjerumus ke kemaksiatan. MAMPUS!!! Tapi tidak ada akhir yang buruk. Perjuangan melawan hawa nafsu di pondok akan dimulai.Demi Babe dan Nyak ,Ucel rela mendapat tamparan dan hukuman berat demi menghapus kesalahan nya. Ucel akan bertemu dengan teman seperjuangan nya yang sama-sama ingin membahagiakan orangtua mereka. Apakah mereka akan berhasil ?
Todos los derechos reservados
#12
quran
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • langkah di gerbang barokah
  • GUS KU ITU SUAMI KU {TAMAT}
  • Ustadzku Imamku ( Re Post )
  •  Perjuangan Seorang Santri(Masih Dalam Revisi)
  • gadis bar bar miliknya Gus tampan
  • Badgirl Masuk Pesantren (END)
  • TAKDIR DILANGIT PESANTREN (ON GOING)
  • zaujatinya gus azam (END)
  • CALISYAQIB (About a hope) (Hiatus)

Sinopsis Akifa adalah seorang gadis yang sejak kecil memimpikan kehidupan di pesantren, meski latar belakang keagamaannya masih minim. Impian itu baru terwujud saat ia menginjak bangku MTs, ketika ia resmi menjadi santriwati di Pondok Pesantren Sunan Ampel Nganjuk. Sejak awal, Akifa sudah menaruh cita-cita besar: menjadi khodam atau abdi ndalem. Tak lama setelah mondok, Akifa dipercaya untuk menjadi abdi ndalem di ndalem Nyai Chamimah, bersama dua khodam lainnya. Kembarannya, Atifa, juga mengabdi di pondok yang sama, namun di ndalem Gus Barok dan Ning Ainur, bersama khodam lain Di tengah hiruk pikuk kegiatan pesantren dan tanggung jawab sebagai khodam, Akifa perlahan menemukan makna sejati dari pengabdian, keikhlasan, dan ilmu agama. Setiap hari adalah perjuangan. Setiap doa adalah harapan. Setiap pelajaran adalah bekal menuju hidup yang barokah. "Langkah di Gerbang Barokah" bukan sekadar kisah santri. Ini adalah cerita tentang tekad, perubahan diri, dan pencarian cahaya di jalan Allah. Sebuah motivasi bagi siapa pun yang ingin mendalami agama dan merasakan keindahan hidup dalam naungan pesantren.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido