Aira's diary [Lengkap]

Aira's diary [Lengkap]

  • WpView
    Reads 71,723
  • WpVote
    Votes 1,875
  • WpPart
    Parts 83
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 28, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Salah gua apa sama lu Rey??? Knpa lu tega jadiin gua sebagai pelampiasan??? Gua tulus sayang sama lu,, gua cinta sama lu tapi knpa lu sakitin hati gua??? Sampai kapan lu giniin gua??? Kapan lu bisa tulus sayang sama gua? Oh iya gua tau lu bakal sayang ketika gua pergi dari hidup lu😭😭😭. Jaga diri lu baik baik. Meski lu gx pernah sayang sama gua,, gua akan tetep sayang sama lu bahkan sampai gua mati pun gua akan tetep sayang😊😊😊. Gua pulang ya Rey,, udah sore hehe i love you Reyhan Arya Winata." Aira pergi meninggalkan Reyhan yang masih mematung di saung tempat nya nongkrong bersama teman temannya. Reyhan terdiam saat melihat Aira pergi. Tak ada rasa sesal di hatinya. Ntah lah terbuat dari apa hatinya itu wanita sebaik Aira di sia siakan. #Reyhan Arya Winata. Ketua geng Black Eagle yang sangat brandal di antara teman temannya ia pun di juluki sebagai playboy cap kakap oleh teman teman itu semua tak terlepas dari mantan nya yang berkhianat padanya. ❗Revisi setelah tamat❗ ❗Dilarang keras plagiat cerita ini❗
All Rights Reserved
#728
diary
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Transmigrasi Ziora
  • The Time
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • GRAVARENZO
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines