Ketika berawal dari persahabatan karena sebuah pertolongan. Hingga membuat gadis itu lama-kelamaan menyadari perasaannya.
Selalu mengaggumi sosok yang dingin seperti es, tajam seperti silet, dan pedas seperti cabai. Siapa lagi kalau bukan Min Suga?
"Jika semua penderitaan dikeluarkan sekarang, maka hanya akan tersisa kebahagiaan." Bijak Suga membuat gadis itu takjub mendengar perkataan dewasanya.
"Jadi, bertahanlah. Percayalah, Kau akan menemukan kebahagiaan itu."
Namun, apakah bisa seorang Min Suga melupakan masa lalunya dan berhenti berlari?
Jujur, gadis itu juga memiliki titik lelah.
Apa jadinya jika 2 orang yang sama-sama mempunya sifat kelewat dingin, pintar namun misterius bersama? Ibarat bongkahan es bertemu bongkahan es lain, bukan?
Min Yoongi siswa pintar, dingin nan misterius akhirnya menemukan gadisnya. Tak berbeda jauh dengan kepribadian Yoongi namun, semua di luar dugaan. Gadisnya mampu membuat sisi gelap yang bersembunyi di tubuh Yoongi bangkit dan mulai berambisi ingin memiliki sang gadis seutuhnya.